Nasional

100 Tentara Israel 'Desersi' Letakkan Senjata Tinggalkan Markas, Ini Penyebabnya

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Militer Israel (IDF) mengatakan 14 tentara dari Batalyon Tzabar Brigade Givati, yang memimpin desersi massal dari pangkalan militer di Israel selatan pada Kamis, dijatuhi hukuman 30...

1 Agustus 2026, pukul 04:02 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Militer Israel (IDF) mengatakan 14 tentara dari Batalyon Tzabar Brigade Givati, yang memimpin desersi massal dari pangkalan militer di Israel selatan pada Kamis, dijatuhi hukuman 30 hari penjara militer.

"Komandan Brigade Givati, Kolonel Netanel Shamaka, juga secara permanen memecat para tentara tersebut dari tugas tempur," demikian pernyataan militer Israel, Sabtu, dilansir Times of Israel. 

Baca Juga

Pada Kamis, sekitar 100 tentara infanteri meninggalkan senjata mereka dan meninggalkan pangkalan Sde Teiman di Israel selatan setelah komandan batalyon mereka menghancurkan papan tanda dekoratif yang telah dipasang.

Para tentara mengeklaim papan tanda tersebut adalah bagian dari tradisi kompi mereka. Menurut militer, papan tanda tersebut berisi materi yang dimaksudkan untuk merendahkan tentara pemula.  Tentara infanteri di IDF memiliki sejarah melakukan perpeloncoan terhadap rekrutan baru.

Selain soal papan itu, desersi massal diduga terjadi karena perlakuan buruk oleh komandan.

Rekaman yang diunggah daring menunjukkan para tentara berbaris keluar dari pangkalan sambil meneriakkan kata-kata kasar terhadap para perwira.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait