Nasional

11 Pesawat TNI AU Dikerahkan Bantu Padamkan Kebakaran Hutan

TNI AU kerahkan 11 pesawat angkut untuk pemadaman karhutla di Indonesia. Operasi ini mendukung upaya modifikasi cuaca dan distribusi logistik.

29 Oktober 2026, pukul 08:29 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa 11 Pesawat TNI AU Dikerahkan Bantu Padamkan Kebakaran Hutan CNN Indonesia Kamis, 29 Okt 2026 15:29 WIB Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan 11 pesawat angkut untuk menjalankan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Indonesia. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi) Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan 11 pesawat angkut untuk menjalankan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Indonesia.

Pengerahan itu dilakukan sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto yang meminta pengerahan pesawat Hercules untuk penanganan karhutla.

Lihat Juga :Polri Usut 97 Korporasi Terkait Karhutla, Termasuk 22 Perusahaan Asing

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadisepanu) Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi menjelaskan 11 pesawat itu, di antaranya Hercules C-130, C-130J-30 Super Hercules, CASA 212, CN 295 hingga pesawat angkut terbaru milik AU, yakni A-400M.

Seluruh pesawat angkut itu dikerahkan untuk mengantar logistik berupa dry ice dan natrium klorida (NaCl) untuk kebutuhan operasi modifikasi cuaca (OMC) ke beberapa daerah.

"Pesawat yang dikerahkan terdiri dari lima CASA 212, dua C-130H Hercules, dan satu CN-295 yang mendukung penyemaian bahan OMC. Sementara itu, dua C-130J-30 Super Hercules digunakan untuk mendistribusikan bahan semai dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin, dan Lanud Sri Mulyono Herlambang," kata Feri di Jakarta, Kamis (29/10), dikutip dari Antara.

Sedangkan untuk pesawat A-400M, kata dia, dikerahkan untuk mengirim cold storage container ke wilayah operasi.

Feri menjelaskan pengerahan pesawat angkut ini sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu.

[Gambas:Video CNN]

Upaya tersebut pun menunjukkan hasil positif, di mana beberapa daerah wilayah karhutla mulai terjadi hujan karena OMC yang dilakukan menggunakan pesawat angkut TNI AU.

Feri menegaskan pihaknya akan selalu menyiagakan pesawat angkut untuk kebutuhan negara termasuk operasi militer selain perang (OMSP) seperti penanganan karhutla.

Dengan adanya kontribusi dari TNI AU, Feri mengharapkan pemerintah semakin terbantu dalam menangani bencana karhutla.

Lihat Juga :Daftar 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Ada dari Malaysia & Singapura (antara/fra)
Lihat di situs asli

Berita terkait