REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Keimanan kepada tanda-tanda Hari Kiamat merupakan bagian dari keimanan kepada Hari Akhir. Ia termasuk dalam kategori iman kepada perkara gaib yang wajib diyakini oleh setiap Muslim.
Keimanan ini melahirkan berbagai manfaat yang mulia, akhlak yang luhur, bentuk-bentuk penghambaan yang beragam, serta dampak positif bagi kehidupan individu maupun masyarakat, baik di dunia maupun di akhirat.
Baca Juga- Warga AS di Pemakaman Khamenei, Siapa Mereka dan Mengapa Picu Kemarahan di Washington?
- Apakah Benar Lionel Messi Seorang Zionis? Ini Kata Media Israel
- 5 Wasiat Nabi Yahya yang Sempat Hendak Disampaikan Nabi Isa di Masjid Al-Aqsa
Di antara buah dan hikmah yang paling menonjol dari keimanan kepada tanda-tanda kiamat adalah sebagai berikut:
1. Menyempurnakan salah satu rukun iman
Beriman kepada tanda-tanda kiamat berarti merealisasikan salah satu dari enam rukun iman, yaitu iman kepada Hari Akhir. Sebab tanda-tanda kiamat merupakan bagian dari pendahuluan dan peristiwa yang mengiringi datangnya Hari Kiamat.
Selain itu, keimanan ini termasuk iman kepada perkara gaib yang dipuji Allah dalam firman-Nya:
ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِٱلْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَـٰهُمْ يُنفِقُونَ ٣
“(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka.”(QS Al-Baqarah: 3)
Rasulullah SAW juga bersabda:
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika