Nasional

3 Warga Kampung Ambon Jadi Korban Bacok-Tembak, 1 Pelaku Ditangkap

Polda Metro Jaya menangkap satu pelaku pembacokan dan penembakan terhadap tiga orang warga di Jalan Tanggul Timur, Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat.

31 Oktober 2026, pukul 16:30 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Hukum & Kriminal 3 Warga Kampung Ambon Jadi Korban Bacok-Tembak, 1 Pelaku Ditangkap CNN Indonesia Sabtu, 31 Okt 2026 23:30 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Polda Metro Jaya menangkap satu pelaku pembacokan dan penembakan terhadap tiga orang warga di Jalan Tanggul Timur, Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Ilustrasi. (iStockphoto/SimonSkafar). Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya menangkap satu pelaku pembacokan dan penembakan terhadap tiga orang warga di Jalan Tanggul Timur, seberang Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Imron Ermawan menyebut salah satu pelaku berinisial FDM berhasil ditangkap tim gabungan pada Kamis (15/10).

"FDM melalui perantara-perantara menyerahkan diri kepada petugas Krimum Polda Metro Jaya di daerah wilayah Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan," ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (31/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Imron mengatakan dari tangan pelaku FDM pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan, dua butir peluru kaliber 9 mm, satu butir amunisi hingga satu butir selongsong dan proyektil.

Lihat Juga :Fakta-Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Sadis di Madiun

Ia menyebut saat ini penyidik masih memburu para pelaku lainnya yang juga terlibat dalam aksi tersebut. Imron memastikan seluruh identitas dari pelaku saat ini sudah diketahui.

"Saat ini masih ada DPO lain yang masih dalam proses pengejaran oleh tim gabungan. Dan alhamdulillah, identitasnya sudah diketahui, tinggal menunggu waktu, insyaallah kami akan segera menangkapnya," jelas dia.

Lebih lanjut, Imron mengatakan dari hasil pemeriksaan diketahui pelaku FDM bersama rekannya sengaja menembak hingga membacok korban karena balas dendam setelah dipukuli oleh sekelompok orang.

"Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh motif balas dendam. Sekali lagi, motif balas dendam," jelasnya.

Lihat Juga :Kasus DSI, Polisi Sita 103 Tanah-Bangunan Senilai Rp10 M di Sukoharjo

Pelaku FDM, kata dia, tidak terima setelah sebelumnya mengalami pemukulan terhadap sekelompok orang. Sebelum menjalankan aksinya, Imron menyebut pelaku FDM terlebih dahulu mengumpulkan teman-temannya.

Setelahnya mereka mendatangi sekelompok orang yang dinilai telah memukulinya dan langsung melakukan penembakan.

"Tersangka kemudian mengumpulkan sejumlah rekannya dan mendatangi lokasi kejadian dengan membawa senjata tajam jenis parang serta senjata api rakitan," tuturnya.

"Setibanya di lokasi, kelompok tersebut melakukan penyerangan secara bersama-sama dengan menggunakan senjata tajam dan senjata api," imbuhnya.

Sebelumnya aksi penembakan hingga pembacokan itu terjadi pada Rabu (14/10) sore. Kejadian berawal ketika ketiga korban tengah bersantai di bantaran kali sebelum tiba-tiba didatangi sejumlah orang tak dikenal.

Saat itu, pelaku turun dari kendaraannya dan langsung melakukan aksi penyerangan terhadap para korban.

(tfq/sfr) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait