Nasional

Ada Jalan Sukarno di Tunisia, Ratusan WNI Berlari Merayakan HUT RI

REPUBLIKA.CO.ID, TUNIS — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tunis, Tunisia, mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan Merdeka Summer Run. Kegiatan tersebut tidak hanya...

10 Agustus 2026, pukul 23:08 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, TUNIS — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tunis, Tunisia, mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan Merdeka Summer Run. Kegiatan tersebut tidak hanya membawa pesan hidup sehat, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kembali kesadaran sejarah kepada generasi muda Indonesia.

Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi mengatakan kemerdekaan Indonesia memiliki makna historis dan revolusioner yang perlu terus dipahami generasi penerus. Kemerdekaan, kata dia, juga membawa pesan universal mengenai hak setiap bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri.

Baca Juga

"Kami ingin menanamkan pentingnya kembali bahwa kemerdekaan Indonesia mempunyai makna historis dan revolusioner di masa lalu. Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, sebagaimana tertuang dalam konstitusi," kata Zuhairi dalam pernyataan, Senin (10/8/2026).

Merdeka Summer Run digelar pada Ahad (9/8/2026) dan diikuti ratusan warga negara Indonesia (WNI) di Tunisia. Zuhairi memimpin langsung kegiatan tersebut dengan mengambil rute yang memiliki makna simbolis bagi hubungan Indonesia dan Tunisia.

Para peserta memulai perjalanan dari patung Ibnu Khaldun di Jalan Habib Bourguiba, jantung Kota Tunis. Mereka kemudian bergerak menuju Jalan Sukarno di kawasan Buhaira, Tunis.

"Kami memulai kegiatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Tunisia dengan kegiatan Merdeka Summer Run dari patung Ibnu Khaldun di Jalan Habib Bourguiba, jantung Kota Tunis, hingga Jalan Sukarno di Buhaira, Tunis," ujar Zuhairi.

Rute tersebut membuat peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan olahraga. Perjalanan dari jalan yang menyandang nama Habib Bourguiba menuju jalan yang menggunakan nama Sukarno sekaligus menghadirkan kembali simbol persahabatan Indonesia dan Tunisia.

Menurut Zuhairi, dimensi sejarah itu penting diperkenalkan kembali kepada generasi muda, khususnya mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Tunisia. Mereka diharapkan tidak hanya memperingati kemerdekaan sebagai kegiatan seremonial tahunan.

Peringatan kemerdekaan, menurut dia, dapat menjadi ruang untuk memahami kembali perjalanan bangsa dan nilai yang mendasari perjuangan para pendahulu. Kesadaran sejarah tersebut penting agar generasi muda memahami bahwa kemerdekaan yang mereka nikmati memiliki perjalanan panjang.

 

Loading... sumber : Antara
Lihat di situs asli

Berita terkait