Nasional

Akad Massal 6.000 Rumah, Pangsa Pasar KPR Subsidi Bank BSN Tembus 24,6 Persen

REPUBLIKA.CO.ID, DELI SERDANG -- PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menggelar akad massal KPR BSN Sejahtera sebanyak 6.000 unit rumah secara serentak di seluruh kantor cabang nasional. Langkah ini menjadi...

25 Juni 2026, pukul 11:28 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, DELI SERDANG -- PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menggelar akad massal KPR BSN Sejahtera sebanyak 6.000 unit rumah secara serentak di seluruh kantor cabang nasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan mempercepat penyaluran pembiayaan rumah subsidi sekaligus memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kegiatan dipusatkan di Perumahan Siba Garden, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (25/6/2026), dan dihadiri perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP Tapera, serta sejumlah asosiasi pengembang perumahan.

Baca Juga

Direktur Consumer Banking Bank BSN Mochamad Yut Penta mengatakan akad massal menjadi salah satu strategi perusahaan untuk mempercepat realisasi target penyaluran KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun ini.

"Tahun 2026, Bank BSN kembali mendapat amanah dari pemerintah untuk menyalurkan KPR Bersubsidi dengan target sebanyak 73.700 unit KPR FLPP. Kegiatan Semarak Akad Massal seperti yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu strategi penting dalam mengakselerasi pencapaian target tersebut. Ini wujud nyata komitmen Bank BSN dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan Program Tiga Juta Rumah," kata Yut Penta.

Bank BSN mencatat hingga periode Januari-Juni 2026 telah menyalurkan sebanyak 28.000 unit KPR FLPP. Berdasarkan data BP Tapera per 24 Juni 2026, pangsa pasar KPR subsidi Bank BSN mencapai 24,6 persen, meningkat dibandingkan posisi akhir 2025 yang sebesar 21,32 persen.

Menurut Yut Penta, peningkatan pangsa pasar tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap rumah subsidi sekaligus menunjukkan aktivitas sektor properti yang terus bergerak.

"Capaian ini menunjukkan peningkatan bermakna pada aktivitas ekonomi di sektor properti serta tingginya minat masyarakat terhadap kepemilikan rumah," ujarnya.

Akad massal kali ini melibatkan nasabah dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari guru, tenaga kesehatan, karyawan swasta, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bank BSN menargetkan pembiayaan rumah subsidi dapat menjangkau lebih banyak pekerja sektor formal maupun informal.

"Para calon nasabah berasal dari berbagai latar belakang profesi, baik sektor formal maupun informal. Kami mengucapkan selamat, semoga rumah ini meningkatkan kualitas hidup keluarga nasabah. Kami juga mengingatkan agar hunian selalu dirawat dan memenuhi kewajiban angsuran tepat waktu. Manfaatkan pula layanan Mobile Banking Bale Syariah guna mempermudah transaksi harian hingga pembayaran angsuran," kata Yut Penta.

Untuk menjaga kualitas pembiayaan, Bank BSN juga mengoptimalkan layanan digital Bale Syariah yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi, termasuk pembayaran tagihan dan cicilan rumah secara real time.

Perseroan menilai pemanfaatan layanan digital tersebut dapat membantu meningkatkan kedisiplinan pembayaran sekaligus mendukung pengelolaan pembiayaan yang lebih sehat.

Lihat di situs asli

Berita terkait