Nasional

Aktris Korea Ha Young Dikecam Setelah Riwayat Buyutnya yang Pro Jepang Terungkap

RPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelombang kecaman terkait kontroversi aktivitas pro Jepang yang dilakukan oleh kakek buyut aktris Ha Young pada masa penjajahan Jepang atas Korea kian memanas. Kini, sejumlah proyek dan...

12 Agustus 2026, pukul 11:00 WIB · dibaca 1 kali

RPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelombang kecaman terkait kontroversi aktivitas pro Jepang yang dilakukan oleh kakek buyut aktris Ha Young pada masa penjajahan Jepang atas Korea kian memanas. Kini, sejumlah proyek dan agenda promosi yang melibatkan Ha Young telah dibatalkan.

Ha Young, yang memiliki nama asli Ahn Ha-young, merupakan pemeran utama dalam serial Netflix "Our Sticky Love" yang dirilis pada 7 Agustus. Namun pada Selasa (11/8/2026), Netflix secara mendadak membatalkan agenda pers yang sebelumnya dijadwalkan pada 14 Agustus. Tidak lama kemudian, wawancara yang menghadirkan lawan main Ha Young, Jung Hae-in, juga ikut dibatalkan.

Baca Juga

Netflix menyatakan pembatalan itu dilakukan karena keadaan yang tidak dapat dihindari. Namun, langkah tersebut tampaknya berkaitan dengan kontroversi mengenai leluhur Ha Young yang kian meluas, serta waktu pelaksanaan wawancara yang berdekatan dengan Hari Pembebasan Nasional Korea.

Perusahaan-perusahaan yang menggunakan jasa Ha Young sebagai model iklan juga telah menghapus konten terkait. Samsung Electronics mengubah status iklan "Samsung Art TV" yang menampilkan Ha Young di saluran YouTubenya menjadi private dan tidak dapat diakses publik. Selain itu, Eastend Co., perusahaan yang mengelola merek pakaian Artid juga mengubah status iklan yang menampilkan Ha Young menjadi private.

Kontroversi ini bermula ketika Ha Young tampil dalam acara talkshow KBS 2TV "Problem Child in House" pada 7 Agustus untuk mempromosikan drama Netflix terbarunya "Our Sticky Love". Dalam episode yang kini telah dihapus, Ha Young membahas warisan medis keluarganya selama empat generasi, termasuk sejarah kakek buyutnya.

"Kakek buyut saya belajar ilmu kedokteran Barat di Jepang dan menjadi dokter pertama di Korea yang menggunakan pengobatan Barat. la juga merawat Kaisar Gojong," kata Ha Young pada acara tersebut dilansir laman The Chosun Daily, Rabu (12/8/2026).

Ha Young sebetulnya tidak menyebutkan nama kakek buyutnya dalam siaran KBS. Namun kemudian warganet Korea menelusurinya dan mengungkap bahwa sosok buyut Ha Young bernama Ahn Sang-ho, seorang dokter yang aktif pada masa pendudukan Jepang di Korea.

Nama Ahn Sang-ho tidak tercantum dalam "Pro-Japanese Collaborators Dictionary" yang disusun pada 2009 oleh Institute for National Studies. Namun kontroversi mencuat ketika catatan sejarah menunjukkan bahwa Ahn Sang-ho merupakan anggota dewan Daejung Chinmokhoe pada 1916.

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait