Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui institusi Polri masih belum sempurna dan memenuhi harapan masyarakat meski telah berdiri selama 80 tahun.
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam sambutannya di depan Presiden Prabowo Subianto pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/7).
"Sebagaimana peribahasa 'tidak ada gading yang tak retak', begitupun perjalanan pengabdian Polri yang belum sepenuhnya sempurna," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, ia berjanji akan menerima seluruh kritik dan masukan dari pelbagai pihak terhadap Polri. Sigit menyebut hal itu diperlukan agar Polri dapat berbenah dan bisa menjadi seperti yang diharapkan masyarakat.
"Kami maknai sebagai amanah demi meneguhkan darma bakti kami demi menghadirkan sosok Polri untuk masyarakat," tuturnya.
Pilihan Redaksi- Di Depan Prabowo, Kapolri Pamer SPPG Polri Zero Accident
- Kapolri Sebut 278 Ribu Situs Judol Sudah Diblokir, Ada 1.164 Tersangka
- Polri Kawal Isu PHK, 4.216 Buruh Diklaim Bisa Kerja Lagi
Meski begitu, Sigit juga berterima kasih lantaran tingkat kepercayaan publik terhadap Polri telah bertambah menjadi 80,6 persen dalam survei Litbang Kompas.
Menurutnya hasil itu menjadi motivasi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk meningkatkan kualitas layanan dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif.
Ia mengatakan semangat transformasi Polri juga menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk menyambut momentum bonus demografi dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045
"Agar bangsa kita siap menyambut momentum bonus demografi sebagai titik tolak mewujudkan NKRI yang bersatu, berdaulat, maju, dan berkelanjutan yang kita cita-citakan bersama," katanya.
(tfq/isn) Add as a preferredsource on Google Bagikan: url telah tercopy