Nasional

Aset Tembus Rp 10.662 Triliun, Pangsa Pasar Keuangan Syariah Menyusut

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pangsa pasar keuangan syariah nasional mengalami penyusutan meski nilai asetnya terus bertambah. Hingga April 2026, total aset keuangan syariah tercatat mencapai Rp 10.662 triliun atau tumbuh 6,4...

8 Agustus 2026, pukul 07:01 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pangsa pasar keuangan syariah nasional mengalami penyusutan meski nilai asetnya terus bertambah. Hingga April 2026, total aset keuangan syariah tercatat mencapai Rp 10.662 triliun atau tumbuh 6,4 persen secara tahunan.

Namun, pertumbuhan tersebut masih berada di bawah sektor keuangan nasional yang naik 8,7 persen. Sehingga pangsa pasar keuangan syariah malah turun 0,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga

Deputi Direktur Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Eka Jati R Firmansyah menjelaskan, perlambatan tersebut dipengaruhi penurunan kapitalisasi saham syariah sejak awal tahun ini. Menurut dia, pertumbuhan keuangan syariah masih positif.

"Tetapi sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan sektor keuangan nasional. Ini menjadi perhatian agar pangsa pasar keuangan syariah bisa kembali meningkat," kata Eka dalam webinar Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait