REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ayat Kursi mengandung sepuluh kalimat berdiri sendiri, yang menghimpun pokok-pokok agung tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah.
Di dalamnya terdapat penjelasan tentang keilahian, kehidupan, sifat Al-Qayyum, ilmu, kerajaan dan kekuasaan, kemampuan, kehendak, keluasan ilmu, penjagaan, ketinggian, serta keagungan Allah. Sepuluh kalimat tersebut adalah sebagai berikut:
Baca Juga- Jika Perang dengan Iran Meletus Lagi, Apakah AS Mampu Bertahan? Ini Kata Analis
- Berapa Biaya yang Dikeluarkan AS untuk Perang Iran? Ternyata Jumlahnya Fantastis
- 7 Bentuk Siksa Neraka yang Diabadikan dalam Alquran, Ada Satu yang Paling Berat
Pertama: اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ
Artinya, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Ta’ala. Dialah satu-satunya yang berhak mendapatkan ibadah, kecintaan, dan pengagungan, karena kesempurnaan nama dan sifat-Nya.
Allah Ta’ala berfirman:
ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِۦ هُوَ ٱلْبَـٰطِلُ وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْكَبِيرُ ٦٢
"Demikianlah (kebesaran Allah) karena Allah, Dialah (Tuhan) Yang Hak. Dan apa saja yang mereka seru selain Dia, itulah yang batil. Dan sungguh Allah, Dialah Yang Mahatinggi, Mahabesar." (QS Al-Hajj: 62).
Kedua: الْحَيُّ الْقَيُّومُ
Artinya, Allah Ta’ala memiliki kehidupan yang sempurna. Kehidupan-Nya tidak didahului oleh ketiadaan dan tidak akan pernah berakhir dengan kebinasaan. Kehidupan yang sempurna tersebut mengharuskan adanya seluruh sifat kesempurnaan.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika