REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengatakan Danantara tengah menyiapkan program Danantara Housing. Hal itu untuk membantu memasarkan rumah dan apartemen yang telah dibangun badan usaha milik negara (BUMN), tetapi belum terserap pasar.
Rosan menjelaskan, melalui skema tersebut masyarakat nantinya dapat membeli hunian yang belum terjual dengan penawaran suku bunga yang lebih kompetitif serta skema pembayaran yang lebih ringan.
Baca Juga- Bukan Sekadar Danantara: Menggagas Sharia Sovereign Wealth Fund Indonesia
- Danantara Siapkan Merger Pelita Air ke Garuda Indonesia, Ini Strateginya
- Danantara Bangun Sistem Pengembangan SDM BUMN Kelas Dunia
"Ada beberapa pembangunan, baik apartemen maupun rumah, yang selama ini sudah dibangun oleh BUMN tetapi belum bisa terjual. Kita akan mengadakan Danantara Housing," ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Menurut dia, inisiatif tersebut diharapkan dapat mempercepat penyerapan stok hunian yang telah dibangun BUMN sekaligus memperluas akses masyarakat untuk memiliki rumah.
"Untuk bisa dibeli oleh masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik dan juga dengan cara pembayaran yang lebih baik," katanya.
Rosan belum memerinci waktu peluncuran maupun besaran pembiayaan yang akan disiapkan dalam program Danantara Housing. Namun, ia menegaskan skema tersebut tengah dipersiapkan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mengoptimalkan aset properti milik BUMN yang selama ini belum terjual.
Logo Danantara Indonesia - (Republika/Prayogi)