Nasional

Baku Hantam di Rapat DPRD Riau, Golkar Minta Maaf

Rapat anggaran DPRD Riau berujung kericuhan antara anggota Fraksi Golkar, memicu permohonan maaf dari partai beringin.

17 Juli 2026, pukul 13:07 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Hukum & Kriminal Baku Hantam di Rapat DPRD Riau, Golkar Minta Maaf CNN Indonesia Jumat, 17 Jul 2026 20:07 WIB Bagikan: url telah tercopy Rapat anggaran DPRD Riau berujung kericuhan antara anggota Fraksi Golkar, memicu permohonan maaf dari partai beringin. (Foto: Arsip Istimewa Via Detik) Jakarta, CNN Indonesia --

Rapat anggaran anggota DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang digelar Kamis (16/7) diwarnai cekcok hingga saling lempar dan pukul.

Informasi dihimpun, kericuhan terjadi setelah Rapat Banggar sekitar pukul 14.30 WIB. Keributan dari kedua kubu yang awalnya cekcok mulut berujung saling serang.

Cekcok terjadi antara kubu Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ikhwan dan Ketua Komisi V DPRD Indra Gunawan sebagai wakil dari Fraksi Partai Golkar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa benda melayang dalam kericuhan dan terjadi saling lempar, saling dorong dan pukul setelah rapat bersama TAPD Pemprov Riau selesai.

"Cekcok antara kubu Pak Parisman sama Pak Indra Gunawan Eet. Memang, tadi itu tiba-tiba dan langsung cekcok," kata salah seorang saksi mata kepada detikSumut, Kamis (16/7).

Lihat Juga :Alasan Bupati Gowa Husniah Walk Out Sidang Pansus Hak Angket DPRD

"Ribut sejak rapat Banggar, ya sama-sama Fraksi Golkar kan. Ada yang kena lempar, ada mau kena pukul," katanya saat berada di kerumunan ramai.

Sementara Ketua DPRD Riau, Kedersimanto, memastikan situasi telah kondusif. Cekcok dipicu salah paham antar keduanya.

Golkar minta maaf

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengecam keras keributan berujung baku hantam antar anggota usai Rapat Banggar di DPRD Riau. Aksi kedua kader Partai Beringin itu dinilai sangat memalukan.

"Memalukan!!!," kata Ahmad Doli merespons tindakan kadernya, Jumat (17/7).

Doli mengingatkan wakil rakyat harusnya memberikan contoh yang baik. Persoalan yang ada bisa diselesaikan oleh kader dengan akal sehat, bukan emosi dan adu fisik.

"Seharusnya sebagai wakil rakyat bisa kasih contoh yang baik kepada masyarakat. Semua persoalan bisa diselesaikan dengan akal sehat, rasional dan dialog, bukan dengan emosi apalagi adu fisik," kata Doli.

Doli mengaku sudah mengecek keributan antara kubu Wakil Ketua DPRD Parisman Ikhwan dan Ketua Komisi V Indra Gunawan (Indra Eet). Diduga keributan berawal dari Eet yang memojokkan Parisman atau akrab disapa Iwan Patah.

"Saya sudah check, persoalan itu berawal dari saudara Eet yang memojokkan saudara Parisman. Padahal, rapat itu sedang membahas urusan Anggaran. Saudara Parisman pun kemudian terpancing emosi," katanya.

Lihat Juga :Bupati Gowa soal Angket Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: ASN Tak Nyaman

Doli justru menyayangkan keduanya terlibat keributan hingga jadi sorotan masyarakat setelah videonya viral. Sesama kader Partai Golkar, harusnya bisa saling menjaga nama baik.

"Seharusnya sesama anggota Fraksi Partai Golkar bisa saling menjaga nama baik kolega, soliditas, dan marwah Golkar. Bukan saling tuding dan merasa hebat-hebatan, apalagi di depan anggota DPRD lain dan publik," katanya.

"Saya berharap pimpinan Partai Golkar di sana dapat segera menyelesaikan urusan mereka, dengan memanggil mereka berdua, agar tidak memperpanjang persoalan, apalagi melibatkan antar kelompok masing-masing," kata Doli lagi.

Terakhir, Doli menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden itu. Sebab, tindakan keduanya membuat tidak nyaman masyarakat.

"Atas nama Partai Golkar saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya masyarakat Riau yang pasti tidak nyaman melihat peristiwa tersebut," kata Doli.

Lihat Juga :Husniah Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Pansus Hak Angket DPRD

Baca selengkapnya di sini...

(tim/wis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait