REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan telah memberikan izin untuk 24 rute penerbangan di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung. Mereka pun akan segera membuka izin penerbangan internasional.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan telah berbicara dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait reaktivasi Bandara Husein Sastranegara. Ia menyebut penerbangan domestik akan segera dibuka termasuk menyusul penerbangan internasional.
Baca Juga- Mulai Agustus, Wings Air Terbang dari Bandara Husein Sastranegara ke Delapan Kota di Indonesia
- Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Bandung Agustus-September, 11 Rute Domestik dan Internasional
- Bupati Jeje: Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Berdampak Positif untuk Bisnis Pariwisata di KBB
"Kami bersama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sepakat untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein untuk melayani penerbangan domestik," ucap dia di sela-sela acara groundbreaking BRT di Terminal Leuwipanjang, Rabu (22/7/2026).
Ia mengatakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun telah mengirimkan surat kepada Kemenhub agar Bandara Husein Sastranegara kembali melayani penerbangan internasional yang bersifat regional. Pihaknya memastikan akan mendukung penuh Pemprov Jawa Barat terkait reaktivasi Bandara Husein Sastranegara.
Dudy melanjutkan untuk Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, bersama-sama Pemprov Jabar bakal memikirkan yang terbaik untuk bandara tersebut. Saat ini, ia mengatakan sudah memberikan izin penerbangan domestik sebanyak 24 rute penerbangan.
"Izin yang sudah kita berikan itu, kalau saya tidak salah, sekitar 20 atau 24 rute domestik dan tadi sesuai dengan permintaan pak gubernur, kita akan memberikan izin untuk penerbangan internasional regional," kata dia.
Ia mengatakan reaktivasi diperkirakan bakal dimulai pada bulan Agustus dan secara infrastruktur harus siap melayani penerbangan domestik dan internasional.
"Kami harus memastikan betul karena demi keselamatan dan keamanan daripada pengguna Bandara Husein," kata dia.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika