Nasional

Begini Skema Wakaf Saham Istiqlal Global Fund di Pasar Modal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemanfaatan pasar modal syariah kini tidak hanya berkaitan dengan aktivitas investasi. Instrumen yang tersedia di dalamnya juga mulai dikembangkan untuk mendukung kegiatan filantropi Islam, termasuk melalui wakaf...

12 Agustus 2026, pukul 07:14 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemanfaatan pasar modal syariah kini tidak hanya berkaitan dengan aktivitas investasi. Instrumen yang tersedia di dalamnya juga mulai dikembangkan untuk mendukung kegiatan filantropi Islam, termasuk melalui wakaf saham.

Salah satu pengembangan tersebut dilakukan melalui Istiqlal Global Fund (IGF). Dalam skema ini, investor dapat mewakafkan saham syariahnya melalui anggota bursa yang memiliki sistem online trading syariah (SOTS), sebelum aset wakaf tersebut dikelola secara profesional oleh manajer investasi.

Baca Juga

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengatakan pengembangan filantropi Islam melalui pasar modal syariah merupakan bagian dari ekosistem yang terus dibangun. BEI sebelumnya memfasilitasi pertemuan antara pihak Istiqlal dan manajer investasi untuk mengembangkan pengelolaan dana filantropi secara produktif.

Berdasarkan penjelasan BEI, saat ini terdapat enam anggota bursa (AB) yang memiliki SOTS dan dapat memfasilitasi investor yang ingin melakukan wakaf saham.

“Jadi enam AB itu bisa memfasilitasi investor yang mau mewakafkan saham syariahnya. Itu sudah bisa dilakukan melalui enam anggota bursa,” ujar Jeffrey kepada wartawan saat ditemui di Ruang Media BEI Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Dia menjelaskan, saham yang dapat diwakafkan melalui mekanisme tersebut adalah saham syariah. Investor menyalurkan wakaf melalui anggota bursa yang memiliki fasilitas SOTS.

“Yang bisa diwakafkan tentu adalah saham syariah karena ini dilakukan melalui aplikasi sistem online trading syariah,” jelasnya.

Khusus untuk Istiqlal Global Fund, Jeffrey mengatakan pengelolaan wakaf tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama antara Istiqlal Global Fund dan Majoris Asset Management yang dilakukan pada akhir Oktober 2025. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari pengembangan pengelolaan wakaf secara produktif melalui pasar modal syariah.

“Yang terkait dengan Istiqlal, ini adalah kelanjutan dari kerja sama antara Istiqlal Global Fund dengan Majoris Asset Management, yang kerja samanya itu dilakukan di akhir bulan Oktober kalau nggak salah di tahun 2025,” ujar Jeffrey.

Dalam skema tersebut, saham syariah yang diwakafkan investor melalui anggota bursa SOTS selanjutnya dikelola secara profesional oleh manajer investasi. Pengelolaan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan aset wakaf sesuai dengan mekanisme yang telah disiapkan.

“Jadi dengan mekanisme itu, investor yang mewakafkan saham syariahnya melalui anggota bursa SOTS itu akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi,” katanya.

Jeffrey menegaskan mekanisme tersebut berbeda dengan wakaf saham yang selama ini dilakukan melalui anggota bursa. Dalam praktik sebelumnya, wakaf saham investor melalui AB SOTS disalurkan kepada nazir yang berupa badan wakaf.

Sementara itu, dalam skema Istiqlal Global Fund, pengelolaan dilakukan dengan menggandeng manajer investasi. Dengan demikian, terdapat pihak profesional yang mengelola aset wakaf tersebut.

“Kalau yang Istiqlal Global Fund ini memang bekerja sama dengan Majoris Asset Management untuk mengelola itu secara profesional, dilakukan oleh MI,” ujarnya.

Dengan demikian, posisi BEI dalam skema tersebut bukan sebagai pengelola dana wakaf. BEI berperan dalam menyediakan ekosistem pasar modal syariah sekaligus memfasilitasi pengembangan instrumen wakaf saham melalui anggota bursa.

Jeffrey berharap fasilitas tersebut terus berkembang seiring bertambahnya anggota bursa yang memiliki SOTS. Menurut dia, pengembangan wakaf saham menjadi salah satu bentuk perluasan pemanfaatan pasar modal syariah, tidak hanya untuk investasi tetapi juga untuk filantropi Islam.

“Yang bisa diwakafkan tentu adalah saham syariah karena ini dilakukan melalui aplikasi sistem online trading syariah. Itu nanti akan tentu dikembangkan terus oleh teman-teman AB yang punya sistem online trading syariah,” ujarnya.

Lihat di situs asli

Berita terkait