Nasional

Benarkah Uban Tanda Tubuh Lawan Kanker? Simak Penjelasan Dokter

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Uban atau rambut yang memutih merupakan hal yang umum terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, belakangan muncul anggapan bahwa munculnya uban berkaitan dengan mekanisme tubuh dalam melawan...

30 Agustus 2026, pukul 06:48 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Uban atau rambut yang memutih merupakan hal yang umum terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, belakangan muncul anggapan bahwa munculnya uban berkaitan dengan mekanisme tubuh dalam melawan kanker. Benarkah demikian?

Menurut dokter sekaligus dosen di IPB University, dr Yenny Rachmawati, anggapan tersebut tidak tepat. Munculnya uban tidak berarti sistem imun sedang bekerja melindungi tubuh dari kanker.

Baca Juga

"Uban bukan berarti tubuh secara aktif melawan kanker. Warna rambut tidak dapat digunakan sebagai penanda untuk memperkirakan risiko kanker seseorang," kata dr Yenny dalam keterangan tertulis, dikutip pada Jumat (28/8/2026).

Kesimpulan tersebut muncul berkaitan dengan temuan penelitian eksperimental yang dilakukan pada 2025. Penelitian itu menemukan adanya hubungan antara kerusakan DNA pada sel punca melanosit dengan dua kemungkinan, yakni rambut mengalami pemutihan atau sel tersebut berkembang menjadi lesi yang berpotensi mengarah pada kanker kulit melanoma.

Melanosit merupakan sel yang menghasilkan melanin, yaitu pigmen yang memberikan warna pada rambut. Sel tersebut berasal dari sel punca melanosit yang berada di dalam folikel rambut.

"Seiring bertambahnya usia, jumlah dan fungsi sel punca melanosit dapat mengalami penurunan. Sebagian sel juga dapat kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal atau tidak lagi berada di lokasi yang semestinya. Akibatnya, rambut yang tumbuh kekurangan pigmen sehingga tampak putih atau abu-abu," ujar dr Yenny.

Kanker (ilustrasi) - (PxHere)

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait