Nasional

BMKG Ingatkan Ancaman Kekeringan di Jawa Barat, Air Bersih Terancam Langka

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mengingatkan pemerintah dan masyarakat tentang ancaman kekeringan pada musim kemarau kali ini di Jawa Barat. Mereka mengimbau masyarakat untuk tetap...

16 Juli 2026, pukul 06:47 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mengingatkan pemerintah dan masyarakat tentang ancaman kekeringan pada musim kemarau kali ini di Jawa Barat. Mereka mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengelola air bersih.

Plt Kepala BMKG Bandung Edi Wibowo mengatakan curah hujan di Jawa Barat cenderung menurun termasuk periode tanggal 16 hingga 22 Juli tahun 2026. Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dampak musim kemarau.

Baca Juga

Seperti penurunan ketersediaan air bersih, kekeringan lahan pada area pertanian, serta peningkatan titik panas yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Ia menyebut masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menggunakan air bersih.

"Menghindari aktivitas pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan dan menjaga ketahanan tubuh dari debu dan suhu panas ekstrem," ucap dia melalui keterangan resmi, Rabu (15/7/2026).

Meski curah hujan menurun, ia mengatakan potensi hujan tetap dapat terjadi dengan intensitas ringan hingga berat. Terutama pada sore dan dini hari di sebagian wilayah di Jawa Barat.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait