Nasional

BNPB Koreksi Data Korban Gempa NTT, Satu Orang Meninggal Dunia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan korban gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) berjumlah satu orang. Ia mengoreksi jumlah korban jiwa yang sebelumnya...

15 Agustus 2026, pukul 05:25 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan korban gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) berjumlah satu orang. Ia mengoreksi jumlah korban jiwa yang sebelumnya disebut berjumlah dua orang.

"Berdasarkan hasil pemutakhiran dan validasi data di lapangan hingga pukul 08.00 WIB, tercatat satu orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka. Korban meninggal dunia merupakan warga Kabupaten Sikka, sementara korban luka tercatat di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Nagekeo," kata Suharyanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga

Sebelumnya, dalam laporan awal disebutkan terdapat dua korban meninggal dunia. Namun, setelah dilakukan verifikasi dan validasi oleh petugas di lapangan, data tersebut diperbarui menjadi satu orang meninggal dunia.

"BNPB menyampaikan permohonan maaf atas perihal ini pada laporan awal dan akan terus memastikan setiap informasi yang disampaikan telah melalui proses verifikasi," katanya.

Saat ini, pendataan dan verifikasi terhadap korban maupun dampak lainnya masih terus dilakukan oleh BPBD bersama unsur terkait di lapangan. Selain itu, sekitar 2.000 warga di Kabupaten Nagekeo melakukan evakuasi mandiri sebagai langkah kewaspadaan setelah gempa dan adanya peringatan dini tsunami.

 

View this post on Instagram

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait