REPUBLIKA.CO.ID, MEULABOH, – Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melakukan evakuasi sarang tawon dari sebuah rumah warga di Jalan Swadaya, Meulaboh, pada Senin malam. Tindakan ini diambil untuk mengantisipasi potensi korban akibat sengatan serangga yang telah meresahkan penghuni dan warga sekitar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal, menjelaskan bahwa operasi evakuasi sengaja dilakukan pada malam hari. Keputusan ini mempertimbangkan karakteristik tawon yang cenderung kurang agresif dan berkumpul di sarangnya saat kondisi gelap.
"Evakuasi ini dilakukan guna mengantisipasi adanya korban akibat sengatan tawon yang meresahkan penghuni rumah dan warga sekitar," kata Teuku Ronal dalam keterangannya.
Penanganan pada malam hari juga diharapkan dapat meminimalkan risiko bagi masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Strategi ini dipilih untuk menghindari gigitan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan warga setempat.
Personel Khusus Dikerahkan
Dalam operasi penyelamatan ini, BPBD Aceh Barat menurunkan tiga personel yang memiliki kualifikasi khusus dalam penanganan satwa dan serangga berbahaya. Mereka adalah Irvarinal, Kamaruddin, dan Zamzami.
Dengan menggunakan perlengkapan pelindung diri yang memadai, tim berhasil menurunkan sarang tawon tersebut dengan aman. Proses evakuasi berlangsung tanpa menimbulkan kepanikan di area pemukiman padat penduduk.
"Alhamdulillah, berkat kesiapsiagaan dan kehati-hatian anggota di lapangan, kegiatan penanganan evakuasi sarang tawon ini berjalan dengan sangat lancar tanpa ada hambatan sama sekali. Operasi dinyatakan sukses," ujar Teuku Ronal.
BPBD Aceh Barat juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kejadian serupa atau potensi gangguan hewan berbahaya lainnya di lingkungan tempat tinggal. Langkah ini penting demi keselamatan bersama dan memungkinkan penanganan cepat dari pihak berwenang.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : antara