Nasional

Bukan untuk Lawan Iran, Ini Tujuan Pakta Pertahanan Turki, Saudi, dan Pakistan Menurut Ankara

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Wakil Presiden Turkiye Cevdet Ymaz pada Sabtu mengatakan bahwa perjanjian pertahanan Turki dengan Arab Saudi dan Pakistan tidak ditujukan untuk melawan Iran ataupun negara lain mana...

8 Agustus 2026, pukul 15:24 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Wakil Presiden Turkiye Cevdet Ymaz pada Sabtu mengatakan bahwa perjanjian pertahanan Turki dengan Arab Saudi dan Pakistan tidak ditujukan untuk melawan Iran ataupun negara lain mana pun.

"Perjanjian Mekkah mengenai pertahanan bersama tidak ditujukan untuk melawan Iran atau negara lain mana pun. Perjanjian ini bertujuan memperkuat keamanan kawasan, pertahanan bersama, dan kemampuan penangkalan," ujar Yilmaz dalam wawancara dengan CNN Turk.

Baca Juga

Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan menandatangani perjanjian pertahanan tersebut pada Jumat (7/8). Menurut surat kabar Turkiye, kesepakatan itu mencakup kerja sama dalam pertukaran intelijen dan koordinasi keamanan kawasan.

Surat kabar tersebut menilai bergabungnya Turki ke dalam kerangka kerja pertahanan strategis antara Arab Saudi dan Pakistan—yang ditandatangani pada tahun 2025—sebagai tonggak sejarah potensial yang dapat mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah.

Perjanjian Pertahanan Bersama Mekah tersebut ditandatangani oleh Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dalam pertemuan puncak yang berlangsung di Istana Al-Safa.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading... sumber : Antara
Lihat di situs asli

Berita terkait