Nasional

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Minta Maaf Usai Kena OTT KPK

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditahan KPK terkait dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan. Ia meminta maaf saat digelandang ke Rutan KPK.

30 Juli 2026, pukul 03:18 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Hukum & Kriminal Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Minta Maaf Usai Kena OTT KPK CNN Indonesia Kamis, 30 Jul 2026 10:18 WIB Bagikan: url telah tercopy Bupati Pemalang Anom Widiyantoro meminta maaf saat digelandang ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK pada Kamis (30/7) pagi. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah) Jakarta, CNN Indonesia --

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro meminta maaf saat digelandang ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK pada Kamis (30/7) pagi. Anom terjerat kasus dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

"Kita paham situasinya, kita minta maaf semua," katanya singkat saat dibawa ke mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7).

Lihat Juga :Bupati Pemalang Ditahan KPK, Pakai Rompi Oranye dan Tangan Diborgol

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat dikonfirmasi perihal dugaan korupsi terkait jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Pemalang, Anom membantah.

Anom bersama tiga orang lainnya yang sebelumnya juga terjaring OTT KPK kini dilakukan penahanan selama 20 hari pertama.

Upaya paksa itu dilakukan setelah Anom dan kawan-kawan menjalani pemeriksaan intensif sejak Selasa, 28 Juli 2026.

Mereka sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK dengan tangan diborgol, dibawa ke Rutan sekitar pukul 08.34 WIB.

Lihat Juga :Fakta-fakta OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Tiga orang tersangka lain ialah Setya Budi Dias Oktavianto, Lilik Budi Suprianto, dan Mohamad Haris.

Anom (nomor rompi 191) dan Setya (185) akan ditahan di Rutan cabang Gedung Merah Putih KPK. Sedangkan Lilik (193) dan Haris (160) akan ditahan di Rutan cabang C1.

KPK akan menggelar konferensi pers pada Kamis (30/7) siang untuk menjelaskan kronologi OTT dan konstruksi lengkap perkara yang menjerat Anom dan kawan-kawan.

OTT tersebut dilakukan KPK di tiga lokasi yakni Pemalang, Purworejo, dan Jakarta. Sebanyak total 21 orang ditangkap.

Anom dan empat pihak lain yang tidak diketahui identitasnya ditangkap di Jakarta.

Lihat Juga :Terjaring OTT, Istri Bupati Pemalang Tiba di KPK dengan Bus

Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 orang di antaranya dibawa ke kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Satu di antaranya ialah istri Anom yang bernama Noor Faizah Maenofie (berstatus terperiksa).

Selain itu, tim penindakan KPK juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai sejumlah lebih dari Rp2 miliar.

Secara paralel, KPK juga sudah melakukan penyegelan terhadap tempat-tempat yang nantinya akan digeledah. Salah satu tempat yang disegel adalah ruang kerja bupati.

OTT ini berkaitan dengan dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Pemalang.

(ryn/fra)

[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait