Nasional

Buron Kasus Korupsi, Eks Bupati Minahasa Utara Ditangkap

Tim Kejati Sulut menangkap mantan Bupati Minahasa Utara, Vonnie Panambunan, terkait dugaan korupsi pengadaan lahan RS. Ia sebelumnya menjadi buronan.

1 September 2026, pukul 04:16 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Hukum & Kriminal Buron Kasus Korupsi, Eks Bupati Minahasa Utara Ditangkap CNN Indonesia Selasa, 01 Sep 2026 11:16 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Ilustrasi. Tim Kejati Sulut menangkap mantan Bupati Minahasa Utara, Vonnie Panambunan, terkait dugaan korupsi pengadaan lahan RS. Ia sebelumnya menjadi buronan. (Foto: niekverlaan/Pixabay) Makassar, CNN Indonesia --

Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara, menangkap Bupati Minahasa Utara periode 2016-2021, Vonnie Anneke Panambunan alias VAP terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan salah satu rumah sakit di Kabupaten Minahasa Utara.

"Iya VAP merupakan buronan Kejati Sulut terkait kasus korupsi pengadaan lahan RS Walanda Maramis," kata Asisten Intelijen Kejati Sulut, Eri Yudianto dalam keterangannya, Selasa (1/9).

Lihat Juga :Nasdem Usung Mantan Napi Koruptor di Pilkada Sulut

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erin menuturkan bahwa tim penyidik Kejati Sulut menangkap Vonnie setelah lewat penyelidikan diketahui tersangka bersembunyi di Kabupaten Mimika, Papua.

"Tersangka kerap berpindah-pindah lokasi persembunyian dan terakhir diketahui berada di Jakarta. Namun, tersangka diketahui bergerak ke Papua, sehingga penyidik kejaksaan langsung menangkap tersangka," ungkapnya.

Erin menerangkan bahwa mantan Bupati Minahasa Utara ini ditetapkan sebagai buronan setelah mendapatkan panggilan sebanyak 3 kali dari penyidik Kejati Sulut. Namun, panggilan tersebut tidak pernah dihadiri oleh tersangka.

"Tersangka tidak kooperatif saat dipanggil oleh penyidik, karena tidak mau datang meskipun sudah 3 kali pemanggilan. Kemudian jaksa menetapkan VAP masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," jelasnya.

Saat ini, kata Erin, mantan Bupati Minahasa Utara tersebut telah berada di Kejati Sulut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk keterangan lebih lanjut nanti disampaikan oleh Kajati Sulut ya," ujarnya.

Lihat Juga :KPK Mulai Selidiki Beberapa Paslon di Pilkada 2020

(mir/wis) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait