Nasional

Cerita Alumni UBSI Kampus Purwokerto yang Kini Pimpin Perusahaan

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO - Perjalanan dari bangku kuliah ke dunia bisnis tidak selalu berjalan mulus. Namun, bagi Retno Utami, proses tersebut justru menjadi bagian penting untuk membangun karier hingga menjadi entrepreneur...

13 Agustus 2026, pukul 07:48 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO - Perjalanan dari bangku kuliah ke dunia bisnis tidak selalu berjalan mulus. Namun, bagi Retno Utami, proses tersebut justru menjadi bagian penting untuk membangun karier hingga menjadi entrepreneur dan Owner PT Dotami.

Retno merupakan alumni Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia terus mengembangkan kemampuan yang diperoleh selama kuliah dan menerapkannya dalam dunia usaha.

Bekal pengetahuan di bidang teknologi, manajemen, dan kewirausahaan menjadi salah satu fondasi dalam perjalanan bisnisnya. Pengalaman selama menjadi mahasiswa juga membantunya menghadapi berbagai tantangan ketika mulai membangun usaha.

Menjadi pemilik perusahaan tentu bukan perkara mudah. Retno harus membangun kepercayaan pelanggan, mengembangkan tim, sekaligus beradaptasi dengan perubahan dunia usaha yang berlangsung cepat.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, ia memilih untuk terus belajar. Bagi Retno, kemauan untuk berkembang menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai peluang yang datang.

“Bagi saya usia hanyalah angka. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Selama kita masih memiliki keinginan untuk berkembang, selalu ada kesempatan untuk menjadi lebih baik. Jangan pernah takut memulai sesuatu yang baru, karena setiap proses akan membawa kita pada pengalaman yang berharga,” ungkap Retno, dalam keterangan rilis di Purwokerto, Kamis (13/8/2026).

Pesan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Retno dalam membangun bisnis. Ia menilai seseorang tidak perlu menunggu waktu yang dianggap sempurna untuk memulai sesuatu.

Semangat tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, dalam membekali mahasiswa agar tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan peluang usaha.

Koordinator BSI Career Center (BCC) UBSI kampus Purwokerto, Joko Dwi Mulyanto, mengapresiasi pencapaian Retno sebagai alumni yang mampu membangun perusahaan sendiri.

“Menurut saya Retno Utami merupakan contoh nyata bahwa lulusan UBSI kampus Purwokerto memiliki potensi besar untuk menjadi entrepreneur yang sukses. Kampus terus mendorong mahasiswa agar memiliki pola pikir inovatif, adaptif, dan berani mengambil peluang. Kami berharap kisah Retno dapat menginspirasi mahasiswa untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta berani membangun usaha sendiri,” ujar Joko.

Untuk mendukung hal tersebut, UBSI kampus Purwokerto melalui BCC dan BSI Entrepreneur Center (BEC) menghadirkan berbagai program pengembangan karier dan kewirausahaan.

"Program tersebut mencakup seminar bisnis, pelatihan kompetensi, mentoring kewirausahaan, hingga kolaborasi dengan dunia industri. Berbagai kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu mahasiswa mengenali potensi diri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja," ujar Joko.

Kisah Retno menambah daftar alumni UBSI kampus Purwokerto yang berkiprah di berbagai bidang. Tidak hanya sebagai profesional, sejumlah alumni juga mengambil jalur entrepreneur dengan membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja.

"Perjalanan Retno menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tidak berhenti ketika mahasiswa memperoleh ijazah. Pengetahuan, pengalaman, serta kemauan untuk terus belajar dapat menjadi bekal untuk membuka jalan baru setelah lulus," tutur Joko.

Bagi Retno, perjalanan itu juga menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk berkembang tidak mengenal usia.

“Usia hanyalah angka. Tidak ada kata terlambat untuk belajar,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi mahasiswa dan alumni untuk berani memulai, terus mengembangkan kompetensi, dan memanfaatkan setiap peluang yang datang. Sebab, karier dan kesuksesan tidak selalu dibangun dalam satu langkah, tetapi melalui proses belajar yang dilakukan secara konsisten.

Lihat di situs asli

Berita terkait