Nasional

Dasco Kumpulkan Menhut hingga Mendes Bahas Kasus Agraria

Pimpinan DPR dan menteri agraria menggelar rapat untuk membahas isu strategis dan konflik agraria mendesak. Tim lintas kementerian dibentuk untuk penyelesaian.

11 Agustus 2026, pukul 09:27 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Politik Dasco Kumpulkan Menhut hingga Mendes Bahas Kasus Agraria CNN Indonesia Selasa, 11 Agu 2026 16:27 WIB Bagikan: url telah tercopy Pimpinan DPR menggelar rapat bersama sejumlah menteri kabinet di sektor agraria membahas sejumlah isu strategis di sektor agraria yang dinilai mendesak untuk segera diselesaikan. Ilustrasi (dok. istimewa) Jakarta, CNN Indonesia --

Pimpinan DPR menggelar rapat bersama sejumlah menteri kabinet di sektor agraria membahas sejumlah isu strategis di sektor agraria yang dinilai mendesak untuk segera diselesaikan.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, didampingi dua pimpinan lain, yakni Cucun Ahmad Syamsurizal dari PKB dan Saan Mustopa dari NasDem.

Sementara, dari pemerintah dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri ATR BPN Nusron Wahid, dan sejumlah wakil menteri terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gunanya adalah membicarakan beberapa hal-hal yang strategis serta konflik-konflik agraria yang sangat mendesak untuk segera," kata Dasco mengawasi rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8).

Lihat Juga :Palangka Raya Darurat Karhutla & Kekeringan, Krisis Air Mulai Merebak

Dasco tak mengungkap sejumlah isu mendesak dimaksud. Namun, dia bilang DPR dan pemerintah harus segera berkoordinasi karena Pansus Agraria DPR tak bisa berbuat banyak.

"Kalau dilihat grand design soal KPA ini tentunya akan memakan waktu yang lama dan panjang. Sementara, Pansus Agraria yang sudah dibentuk DPR itu juga belum bisa menghasilkan banyak," katanya.

Usai rapat, Mensesneg Prasetyo mengatakan pemerintah telah membentuk tim lintas kementerian untuk menyelesaikan sejumlah kasus agraria. Rapat, kata Pras, misalnya menyoroti 73 ribu hektare sawah yang tercatat masuk kawasan hutan.

"Ini kan jenis yang bisa diselesaikan lebih cepat, banyak tersebar," kata Pras.

Lihat Juga :Karhutla Bromo Meluas Hingga 899 Hektare

(thr/fra)

[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait