Nasional

Dewan Dorong Pusat dan Daerah Patikan Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- ​Anggota Komisi II DPR RI, Ishak Mekki, menegaskan, pemadanan data kependudukan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan kunci utama untuk mengatasi persoalan...

20 Agustus 2026, pukul 12:15 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- ​Anggota Komisi II DPR RI, Ishak Mekki, menegaskan, pemadanan data kependudukan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan kunci utama untuk mengatasi persoalan klasik dalam penyaluran bantuan sosial (bansos). Sinergi strategis antara pemerintah pusat dan daerah terus dipacu untuk memastikan penyaluran bansos dapat tepat sasaran dan berkeadilan.

​Menurut Ishak, pemutakhiran data secara berkala sangat krusial dilakukan. Tujuannya agar pemerintah dapat mendeteksi serta menghapus data ganda maupun nama warga yang sebenarnya sudah meninggal dunia tetapi masih tercantum sebagai penerima bantuan. "Pemadanan dan pemutakhiran data harus dilakukan secara berkala agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak," ujar Ishak dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga

Menurut dia, kolaborasi lintas lembaga menjadi pondasi penting untuk memastikan validitas data kependudukan yang digunakan dalam berbagai program perlindungan sosial (perlinsos) milik pemerintah. "Integrasi dan kolaborasi antarpihak menjadi sangat penting untuk memastikan data yang digunakan benar-benar akurat," ucapnya.

​Selain fokus pada akurasi data, Ishak mendorong agar proses digitalisasi diimbangi dengan penguatan sistem pengawasan yang transparan. Selain itu, juga tersedia kanal pengaduan publik dan perlindungan data pribadi masyarakat.

 

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait