TEHERAN -- Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya bermaksud untuk bertindak dalam kerangka Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT). Iran tidak berupaya untuk memperoleh senjata nuklir.
"Republik Islam Iran tidak berupaya memperoleh senjata nuklir dan, sebagai anggota NPT, mendukung kelanjutan kegiatan nuklir sesuai hukum dan perjanjian internasional," kata Pezeshkian sebagaimana dikutip dari keterangan Kantor Kepresidenan Iran.
Baca Juga- Biarkan Anak Main 'Tantangan' demi Fisik dan Mental Lebih Sehat
- Blokade AS Cekik Ekonomi, Iran Siapkan Kupon Pangan Lebih Besar
- Perjelas Arti Kerugian Negara, Yusril Contohkan Kasus di BUMN, Apakah Bisa Dianggap Korupsi?
Dia menambahkan Iran tetap memiliki hak untuk menjalankan kegiatan nuklir damai.
Presiden Pezeshkian menyampaikan hal itu saat bertemu dengan perwakilan aliansi Perjanjian Mekah, antara lain Menteri Pertahanan Arab Saudi Khalid bin Salman, Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir, dan Kepala Intelijen Turkiye Ibrahim Kalin.
Turut mendampingi Pezeshkian dalam pertemuan itu ialah Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Mohsen Rezaei.
Perjanjian pertahanan bersama, dikenal sebagai Pakta Mekah, ditandatangani oleh Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye pada 7 Agustus lalu.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara