JAKARTA — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan Seminar Wajib Entrepreneur di Auditorium Tambora, UBSI kampus Kramat 98, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/10). Seminar bertajuk "From Campus to Business: Building the Entrepreneurial Mindset for the Future" ini digelar untuk menumbuhkan mentalitas bisnis adaptif di kalangan mahasiswa.
Acara menghadirkan dua praktisi wirausaha sebagai narasumber, yakni kreator konten sekaligus affiliate resmi Tokopedia, Anggi Setya pada sesi pertama, serta CEO PT ALEL Perkasa Utama, Linda pada sesi kedua. Keduanya membagikan pengalaman seputar peluang industri digital hingga manajemen risiko dalam membangun usaha rintisan.
Baca Juga- Melalui Hibah Diaspora Berdampak, UBSI Gelar Kuliah Umum Internasional Dorong Kemajuan Agroindustri
- UNM Ajak Mahasiswa Pelajari Inovasi Global Lewat Edutrip 2026
- UBSI Tegaskan tak Delegasikan Mahasiswa ke Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI
Dalam sesi pemaparannya, Anggi Setya menekankan bahwa platform digital membuka peluang luas bagi mahasiswa untuk memulai bisnis tanpa modal besar. Menurutnya, konsistensi dalam menghasilkan konten kreatif menjadi kunci utama menarik pasar.
"Peluang bisnis digital hari ini sangat terbuka, tinggal bagaimana kita memanfaatkan kreativitas dan konsisten membangun nilai tambah produk di mata konsumen," ujar Anggi di hadapan para peserta, Sabtu (24/10).
Sementara itu, sesi kedua berlangsung interaktif saat membahas perjalanan membangun bisnis yang berkelanjutan. Menanggapi pertanyaan mahasiswa terkait rasa tertinggal dalam meraih kesuksesan, Linda mengingatkan pentingnya fokus pada proses pengembangan diri sendiri daripada membandingkannya dengan pencapaian orang lain.
"Setiap perjalanan bisnis memiliki waktunya masing-masing. Jangan takut merasa tertinggal, yang terpenting adalah berani mengambil langkah awal dan tetap tekun menghadapi risiko," kata Linda.
Melalui seminar ini, UBSI berharap para mahasiswa tidak hanya memahami teori perintisan bisnis, namun juga memiliki kesiapan mental dalam menghadapi tantangan dunia usaha. Pembekalan wawasan ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang mandiri, berani berinovasi, dan siap menciptakan lapangan kerja di masa depan.
Ikuti Whatsapp Channel Republika