Nasional

Dua Ekonom AS Raih Nobel Ekonomi Atas Fondasi Makroekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua ekonom asal Amerika Serikat, Robert E Hall dan Michael Woodford, dianugerahi Sveriges Riksbank Prize in Economic Sciences in Memory of Alfred Nobel atas kontribusi fundamental mereka...

14 Oktober 2026, pukul 06:30 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua ekonom asal Amerika Serikat, Robert E Hall dan Michael Woodford, dianugerahi Sveriges Riksbank Prize in Economic Sciences in Memory of Alfred Nobel atas kontribusi fundamental mereka terhadap fondasi mikroekonomi dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Karya gabungan kedua profesor ini menjadi landasan penting bagi model-model ekonomi yang diandalkan bank sentral dan pemerintah di seluruh dunia.

Atas pencapaian ini, Hall (Profesor di Stanford University) dan Woodford (Profesor di Columbia University) berhak membagi hadiah sebesar 12 juta kronor Swedia atau sekitar 1,2 juta dolar AS. Model-model tersebut digunakan untuk menyeimbangkan siklus pasang-surut ekonomi (boom and bust).

Baca Juga

Latar belakang riset kedua ekonom ini berakar dari krisis minyak dan fenomena stagflasi pada era 1970-an. Pada masa itu, model konvensional Keynesian yang mengandalkan pemotongan suku bunga dan peningkatan defisit anggaran untuk mengatasi resesi mulai kehilangan efektivitasnya.

Guna memperbarui kerangka berpikir tersebut, Hall dan Woodford secara terpisah melihat melampaui variabel makroekonomi agregat seperti inflasi, tingkat produksi, dan total konsumsi. Mereka meneliti bagaimana keputusan kolektif rumah tangga dan pelaku bisnis individu yang didasari oleh ekspektasi mereka terhadap masa depan membentuk arah perekonomian secara keseluruhan.

Ketua Komite Hadiah Sains Ekonomi John Hassler menyatakan keberhasilan riset tersebut memperkuat kesiapan sistem ekonomi dunia. "Dengan karya mereka, kita kini lebih siap dalam menghadapi kejutan ekonomi (economic shocks), seperti krisis energi atau perubahan mendadak pada tingkat konsumsi rumah tangga," katanya dikutip dari laman CNBC.

Salah satu poin krusial dari temuan mereka adalah pentingnya transparansi dan komunikasi kebijakan dari bank sentral maupun pemerintah. Ketika otoritas fiskal dan moneter mengomunikasikan rencana kebijakan mereka secara jelas, hal tersebut dapat memengaruhi ekspektasi publik terhadap masa depan, yang pada akhirnya mengarahkan respons pasar ke arah yang lebih stabil.

Aplikasi model baru ini terbukti menjadi instrumen krusial dalam memitigasi dampak resesi dan perlambatan ekonomi modern melalui kebijakan moneter dan fiskal yang terukur dan tepat waktu. Penerapan strategi kebijakan ini dinilai efektif dalam menahan laju gejolak pasar global.

Pengumuman di bidang ekonomi ini menutup rangkaian pengumuman Hadiah Nobel tahun ini, yang sebelumnya telah dianugerahkan pada bidang Fisiologi/Kedokteran, Fisika, Kimia, Sastra, dan Perdamaian. Di antara penerima penghargaan tahun ini terdapat Navanethem "Navi" Pillay yang meraih Nobel Perdamaian atas dedikasinya menegakkan hukum internasional dan perdamaian dunia, serta penyair asal Kanada Anne Carson yang memenangkan Nobel Sastra atas karya-karyanya yang berani dan inovatif.

Lihat di situs asli

Berita terkait