REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menyatakan pemerintah terbuka berdialog dengan pihak yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menampung berbagai masukan terkait pelaksanaannya.
Dudung di Jakarta, Jumat, mengatakan Presiden Prabowo Subianto maupun pemerintah membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan saran terhadap program tersebut.
Baca Juga- Sebut Ada Vested Interest BGN, Purbaya Bentuk Tim Khusus Awasi Program MBG
- Relawan MBG Gelar Doa Bersama, Desak Usut Dugaan Korupsi BGN
- Titik Nol Yogya Dipenuhi Ratusan Ibu-Ibu Pendukung MGB: Nek MBG Bubar, Aku Kerjo Opo?
"Pemerintah akan terbuka, bahkan Bapak Presiden pun akan membuka setiap ada saran dan masukan. Kapan waktunya, setiap saat saya bisa," katanya.
Ia menambahkan layanan pengaduan dan aspirasi yang dikelola KSP juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan masukan mengenai Program MBG. Menurut dia, KSP siap berdialog dengan kelompok masyarakat yang memiliki pandangan berbeda terhadap program tersebut.
Terkait pernyataan Presiden Prabowo mengenai dugaan adanya pihak yang mendanai aksi demonstrasi, Dudung mengatakan Kepala Negara memiliki akses terhadap informasi yang akurat dan akan mengambil langkah sesuai kewenangannya.
Menurut dia, informasi mengenai dugaan pendanaan aksi tersebut perlu dipastikan lebih lanjut melalui proses hukum. "Saya yakin Bapak Presiden juga mendapat informasi yang akurat. Tinggal kita memastikan langkah-langkah berikutnya secara hukum," ujarnya.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara