Nasional

Eks Anggota Kopassus Dibacok, Lawan Balik Banting Pelaku Hingga Tersungkur

JAKARTA - Mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) bernama Muhammad Fahrul (48) menjadi korban pembancokan di kawasan Perumahan Jakarta Garden City, Cakung Timur, Jakarta Timur (Jaktim). Korban melawan dan...

23 Oktober 2026, pukul 12:03 WIB · dibaca 0 kali

JAKARTA - Mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) bernama Muhammad Fahrul (48) menjadi korban pembancokan di kawasan Perumahan Jakarta Garden City, Cakung Timur, Jakarta Timur (Jaktim). Korban melawan dan berhasil membanting pelaku.

"Awalnya, gara-gara istri pelaku tegur tukang renovasi rumah sebelahnya. Jadi, mungkin merasa terganggu karena berisik," kata Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Baca Juga

Dia menjelaskan berdasarkan kronologi awal, pertikaian itu bermula ketika istri pria yang diduga sebagai pelaku menegur mandor bangunan agar menghentikan pekerjaan renovasi rumah di sebelah tempat tinggalnya.

Teguran tersebut kemudian berujung pada perselisihan setelah korban meminta mandor bangunan untuk tetap melanjutkan pekerjaannya.

Pelaku yang bernama Jef Budiharto (57) lalu datang ke lokasi dan langsung terlibat cekcok mulut dengan korban.

"Dari situ, situasi memanas hingga pelaku mengancam akan membacok korban," ujar Andre.

Korban kemudian menantang pelaku sehingga pria tersebut mengayunkan golok ke arah korban.

Ayunan pertama tidak mengenai sasaran. Namun, ayunan kedua mengenai bagian kanan kepala korban dan menyebabkan luka bacok.

Korban kemudian melawan dengan membanting pelaku ke lantai. Akibatnya, pelaku mengalami luka pada bagian leher dan pelipis.

"Kedua pihak selanjutnya mendapatkan perawatan medis di rumah sakit berbeda. Korban dibawa ke Rumah Sakit Mayapada JGC, sedangkan pelaku dibawa ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi," jelas Andre.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading... sumber : Antara
Lihat di situs asli

Berita terkait