REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Korps Garda Revolusi Islam Iran diduga menyerang sebuah kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz, ungkap laporan The Wall Street Journal, Kamis (25/6/2026), mengutip sejumlah pejabat dan pelaut AS. Angkatan Laut Iran tidak mengirimkan peringatan radio apa pun terhadap kapal-kapal tersebut dan tidak memerintahkan mereka untuk kembali sebelum melepaskan tembakan, kata laporan itu.
Tidak ada yang terluka akibat insiden tersebut, namun pusat kendali kapal itu telah rusak, ungkap laporan The Wall Street Journal itu. Pada Selasa, Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO) Arsenio Dominguez mengumumkan dimulainya evakuasi ribuan pelaut dari kapal-kapal yang terdampar di Teluk Persia, yang terganggu oleh dugaan serangan tersebut.
Baca Juga- RI Tetap Beli Minyak dari Rusia, Meski Selat Hormuz Dibuka
- Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Menhan Jerman Salahkan Trump
- Selat Hormuz Dibuka, Rupiah Menguat Tajam ke Level Rp 17.708
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika