REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Seorang tukang cukur di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibentak-bentak oleh seorang pria yang mengaku sebagai perwakilan kecamatan. Tukang cukur bernama Nurhidayat alias Abuy itu diintimidasi usai belum memasang bendera merah putih saat kiosnya didatangi Camat Rancabungur, Dita Aprilia.
Dalam video yang viral di media sosial, Abuy didatangi pihak kecamatan dan seorang pria di kios pangkas rambutnya, Jumat (7/8/2026) siang. Saat itu, Abuy sedang mencukur rambut pelanggannya.
Baca Juga- Dedi Mulyadi Sayembarakan Tangkap Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih
- Polisi Selidiki dan Kejar Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung
- Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 500 Meter di Bogor
Camat Dita meminta Abuy memasang bendera, tetapi mengak belum punya dan meminta kepada Dita. Namun, Dita meminta Abuy membeli sendiri sebelum akhirnya pergi ke luar kios.
Penolakan Abuy kepada Dita itu pun direspon seorang pria yang ikut dalam rombongan pihak Kecamatan Rancabungur. Pria itu mengambil video sembari mempertanyakan alasannya belum memasang bendera merah putih dengan nada tinggi. Abuy dibentak-bentak. "Kenapa belum memasang bendera?"
"Kata siapa udah merdeka," jawab Abuy.
Pria itu terus melontarkan pertanyaan dengan nada tinggi. Sementara Abuy yang sedang mencukur rambut pelanggan meminta sang perekam untuk tidak mengganggunya. "Sana aja lagi kerja jangan ganggu," kata Abuy.
Video berakhir setelah seorang pria datang dan meminta sang perekam berhenti. "Udah jangan diganggu, lagi kerja."
Ikuti Whatsapp Channel Republika