REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan santunan Rp10 juta bagi keluarga korban meninggal dunia dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Khofifah berharap santunan tersebut dapat sedikit membantu keluarga yang ditinggalkan.
“Kami memahami bahwa bantuan materi tidak akan dapat menggantikan kehilangan orang-orang tercinta, tetapi kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka,” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat (17/10/2026).
Baca Juga- Kapolda Jateng Minta Penerbad Kerahkan Helikopter Bantu Pemadaman Karhutla di Gunung Lawu
- Perhutani Tutup Jalur Pendakian Gunung Lawu karena Karhutla
- Kepala BNPB Baru Diminta Optimalkan Penanganan Karhutla
Khofifah menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya para petugas dan relawan yang tengah berjuang memadamkan api di kawasan Bromo. "Doa terbaik saya haturkan bagi para korban yang meninggal dunia, serta keluarga yang ditinggalkan. Semoga mereka diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," kata Khofifah.
Dia mengatakan pengabdian para korban yang berjuang di tengah risiko kebakaran merupakan bentuk dedikasi dan kepedulian dalam penanganan bencana serta perlindungan kawasan hutan. Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat Jawa Timur.
“Saya menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada mereka yang telah berjuang menjalankan tugas di lapangan. Di tengah risiko yang besar, mereka berupaya memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas. Pengabdian mereka menjadi pengingat akan besarnya dedikasi orang-orang yang berada di garis depan dalam penanganan bencana,” ujarnya.
Empat orang yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut adalah Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata, petugas Balai Besar TNBTS, serta Wisnu Yuda Pratama (25 tahun) dan Sefriel Ardiansyah (19), relawan yang bekerja sebagai karyawan hotel setempat. Khofifah juga mendoakan agar korban yang mengalami luka-luka segera pulih. Ia berharap keluarga korban meninggal dunia memperoleh dukungan dan pendampingan untuk menghadapi masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga.
“Kepada keluarga yang ditinggalkan, saya menyampaikan simpati dan doa yang tulus. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Kepada para korban yang masih menjalani perawatan, semoga segera diberikan kesembuhan,” tuturnya.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara