REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kembali melakukan penataan kawasan Gumuk Pasir Parangtritis untuk menumbuhkan kembali gundukan pasir sebagai upaya menjaga fungsi konservasi.
Gumuk pasir merupakan situs warisan geologi unik berbentuk gundukan pasir akibat proses tiupan angin
Baca Juga- Roy Suryo dan Tifa Dirawat di RS Polri Kramat Jati Usai Pemeriksaan, Begini Penjelasan Refly Harun
- Ini Dia Pemenang Sesungguhnya dari Perang AS Israel Melawan Iran
- Ini Alasan KPK Enggan Ikuti Kejagung Usut Kasus Dugaan Korupsi MBG
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantul Ari Budi Nugroho mengatakan, penataan kawasan Gumuk Pasir Parangtritis salah satunya dilakukan melalui rencana penyesuaian rute jip wisata di lokasi tersebut.
"Selama ini rute jip berada di zona inti gumuk pasir. Agar gumuk pasir bisa tumbuh, perlu dilakukan penyesuaian rute," kata Ari, Sabtu (20/6/2026).
Pemkab Bantul bersama Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) telah beberapa kali berkoordinasi dengan komunitas paguyuban jip wisata Parangtritis untuk membahas rencana penyesuaian rute tersebut.
"Ke depan akan diimplementasikan. Aktivitas jip tetap diperbolehkan, tetapi rutenya disesuaikan agar gumuk pasir di zona inti bisa tumbuh," katanya.
View this post on Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara