Nasional

Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 1,5 Km

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur erupsi pada 19 Juli 2026, semburkan abu vulkanik setinggi 1,5 km. Warga diminta waspada dan hindari radius 5 km

19 Juli 2026, pukul 06:25 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 1,5 Km CNN Indonesia Minggu, 19 Jul 2026 13:25 WIB Bagikan: url telah tercopy Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (19/7), siang mengalami erupsi dengan semburan abu vulkanik mencapai 1,5 kilometer di atas puncak. Ilustrasi (ANTARA FOTO/GREGORIO J GILBERT) Kupang, CNN Indonesia --

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (19/7), siang mengalami erupsi dengan semburan abu vulkanik mencapai 1,5 kilometer di atas puncak.

"Telah terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 19 Juli 2026 pukul 13:20 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.500 m di atas puncak (± 3.084 m di atas permukaan laut)," demikian laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi Laki-laki, Satria Nugroho Wicaksana.

Lihat Juga :Update KM Nurul Salsa Tenggelam: Bawa 78 Penumpang, 25 Hilang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Satria erupsi tersebut terekam di seismogram PPGA berlangsung selama 6 menit 4 detik dengan amplitudo maksimum 29.6 milimeter.

Dan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara, barat, dan barat laut.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.6 mm dan durasi ± 6 menit 4 detik," kata Satria.

Satria menerangkan Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Desa Nurabelen, Kecamatan Wulanggitang tersebut memiliki tinggi 1.584 meter diatas permukaan laut dan saat ini masih berada pada status siaga atau level III.

Pada status siaga atau level III, PPGA telah mengeluarkan rekomendasi dan larangan kepada warga untuk tidak melakukan aktifitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

"Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote," tulis Nurjansyah dalam laporannya.

Lihat Juga :Semeru Erupsi 4 Kali Pagi Ini, Kolom Abu Tembus 1.300 Meter

PPGA juga mengingatkan masyarakat yang daerahnya terdampak hujan abu untuk tetap menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut sehingga bisa terhindar dari penyakit infeksi saluran pernapasan.

(ely/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait