Nasional

Harga Pangan di Bandung Stabil, Cabai dan Daging Ayam Turun

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional dan ritel modern masih relatif stabil. Bahkan, beberapa komoditas strategis menunjukkan...

21 Juni 2026, pukul 18:01 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional dan ritel modern masih relatif stabil. Bahkan, beberapa komoditas strategis menunjukkan tren penurunan harga dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, menyampaikan bahwa pemantauan rutin dilakukan untuk memastikan pasokan dan harga tetap terkendali. Pemantauan terbaru menunjukkan kondisi pasar yang kondusif bagi masyarakat.

“Hasil monitoring kami pada Kamis terakhir kemarin, harga barang kebutuhan pokok masih relatif stabil. Bahkan beberapa komoditas cenderung mengalami penurunan, seperti cabai rawit merah dan cabai merah tanjung dibandingkan minggu-minggu sebelumnya,” kata Meiwan di Bandung, Minggu.

Rincian Harga Komoditas

Menurut Meiwan, fluktuasi harga yang masih terjadi umumnya berasal dari komoditas sayuran yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca. Sementara itu, komoditas utama lainnya seperti telur ayam masih berada pada kondisi normal dan stabil.

Ia menjelaskan, harga cabai rawit merah atau cabai domba saat ini berada pada kisaran Rp60.000 hingga Rp80.000 per kilogram. Adapun cabai merah tanjung berkisar Rp40.000 hingga Rp60.000 per kilogram. “Kalau cabai saat ini justru cenderung turun dibandingkan beberapa minggu sebelumnya,” ujarnya.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras juga masih terjaga dan berada di bawah harga acuan pemerintah, yakni sekitar Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi bervariasi sesuai jenis dan kualitasnya, mulai dari Rp130.000 hingga Rp150.000 per kilogram.

“Harga daging sapi berbeda-beda karena kualitasnya juga berbeda. Ada yang tanpa lemak, bagian khas dalam, khas luar maupun paha sehingga harganya bervariasi,” kata Meiwan.

Minyak Goreng Stabil, Pasar Murah Berlanjut

Untuk komoditas minyak goreng, Disdagin mencatat harga sempat mengalami kenaikan beberapa waktu lalu. Namun, saat ini kondisi pasar kembali stabil dan tidak menunjukkan tren kenaikan. “Harga minyak goreng sekarang masih bertahan stabil, tidak ada kenaikan lagi,” katanya.

Selain memantau harga, Disdagin Kota Bandung juga terus menjalankan program pasar murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Meiwan mengatakan program yang menjadi agenda rutin setiap triwulan ini telah dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Adha pada triwulan kedua tahun ini.

Selanjutnya, kegiatan serupa akan kembali digelar pada triwulan ketiga. “Nanti menjelang triwulan ketiga kemungkinan sekitar September 2026, kami akan melaksanakan pasar murah kembali,” katanya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Lihat di situs asli

Berita terkait