Nasional

ICITRI 2026 UNM Segera Digelar, Saatnya Akademisi dan Praktisi Berebut Panggung Inovasi AI

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK - Masa depan Artificial Intelligence (AI) tidak lagi sekadar tentang teknologi yang semakin canggih, tetapi bagaimana AI mampu menjawab kebutuhan manusia dan menciptakan solusi berkelanjutan. Isu tersebut akan...

17 Agustus 2026, pukul 06:55 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK - Masa depan Artificial Intelligence (AI) tidak lagi sekadar tentang teknologi yang semakin canggih, tetapi bagaimana AI mampu menjawab kebutuhan manusia dan menciptakan solusi berkelanjutan. Isu tersebut akan menjadi salah satu sorotan utama International Conference on Information Technology Research and Innovation (ICITRI) 2026 yang digelar Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis.

Konferensi internasional ini akan berlangsung pada 10–11 September 2026 di UNM Kampus Margonda, Jl. Margonda Raya No. 545, Pondok Cina, Beji, Depok, dengan mengusung tema Next-Generation AI for Human-Centered Innovation and Sustainable Futures.

Salah satu daya tarik ICITRI 2026 adalah kehadiran Prof. Ris Dr. Agus Subekti sebagai keynote speaker. Ia yang berafiliasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus merupakan dosen Universitas Nusa Mandiri akan membawa perspektif strategis mengenai perkembangan riset dan inovasi teknologi.

Kehadiran Agus menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan wawasan mengenai arah riset nasional, perkembangan AI, serta peluang kolaborasi penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri, Andi Saryoko, mengatakan ICITRI 2026 dirancang bukan hanya sebagai forum presentasi penelitian, tetapi juga sebagai ruang bertemunya gagasan, peneliti, akademisi, dan praktisi.

“Kami berharap materi yang disampaikan dapat mendorong riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan industri,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Senin (17/8/2026).

Ia menegaskan, ICITRI 2026 menjadi momentum memperluas jejaring dan mendorong lahirnya inovasi yang mampu menjawab tantangan masa depan.

“ICITRI 2026 menjadi wadah strategis bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring, serta mendorong lahirnya inovasi yang berkelanjutan,” kata dia.

Dengan mengangkat isu AI yang berpusat pada manusia, ICITRI 2026 menawarkan ruang bagi peserta untuk melihat perkembangan teknologi bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan, industri, dan keberlanjutan.

Sebagai Kampus Digital Bisnis dengan tagline 'Ubah Mimpi Jadi Prestasi', UNM terus memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan kolaborasi yang menghubungkan perkembangan teknologi dengan kebutuhan dunia nyata.

Bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pemerhati teknologi, ICITRI 2026 menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, bertemu jejaring baru, dan menjadi bagian dari percakapan tentang masa depan AI. Jangan hanya menjadi penonton perkembangan teknologi—ambil bagian dalam inovasinya bersama ICITRI 2026.

Lihat di situs asli

Berita terkait