Nasional

IMTF 2027 Bidik 10 Ribu Pengunjung, Angkat Tren Perjalanan Muslim Modern

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Perkembangan wisata halal membutuhkan keselarasan antara kebijakan pemerintah, industri, dan kebutuhan wisatawan Muslim. Selain ketersediaan produk halal, kemudahan akses fasilitas ibadah hingga pengalaman perjalanan yang...

23 Oktober 2026, pukul 11:34 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Perkembangan wisata halal membutuhkan keselarasan antara kebijakan pemerintah, industri, dan kebutuhan wisatawan Muslim. Selain ketersediaan produk halal, kemudahan akses fasilitas ibadah hingga pengalaman perjalanan yang sesuai dengan gaya hidup juga menjadi bagian dari pengembangan sektor tersebut.

Direktur Industri Produk Halal Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Ir. H. Puturahwidhiyasa, mengatakan pertumbuhan wisata halal perlu didukung kebijakan yang dapat diterapkan secara nyata oleh pelaku industri.

“Wisata halal akan tumbuh kuat ketika kebijakan, industri halal, dan pelaku perjalanan berjalan searah. Kebijakan perlu turun menjadi layanan nyata yang mudah dirasakan wisatawan Muslim, mulai dari produk halal hingga fasilitas ibadah,” kata Puturahwidhiyasa dalam soft launching Indonesia Muslim Travel Fair (IMTF) 2027, Jumat (23/10/2026).

Dari sisi pelaku usaha, Ketua Bersathu, H. Wawan Suhada, menilai pameran dapat menjadi ruang bagi pelaku perjalanan untuk memperluas jejaring dan bertukar pengalaman dalam mengembangkan layanan.

“Asosiasi dan pelaku usaha perjalanan butuh ruang bertemu yang konkret. Pameran seperti IMTF membantu anggota memperluas jejaring, bertukar praktik baik, dan menyiapkan layanan yang sesuai kebutuhan jamaah dan wisatawan Muslim modern,” ujar Wawan.

Sementara itu, kreator konten Muslim traveler Benazio Rizki Putra atau Bena Kribo menyoroti perubahan kebutuhan wisatawan Muslim generasi muda. Menurut dia, wisatawan kini mempertimbangkan kenyamanan, kemudahan menemukan makanan halal, serta akses tempat ibadah ketika merencanakan perjalanan.

“Traveler Muslim sekarang mencari perjalanan yang pas dengan nilai dan gaya hidupnya: gampang cari makanan halal, tempat sholat yang nyaman, dan tetap seru untuk dibagikan. Pack, Pray, Go itu cara jalan-jalan yang dekat dengan keseharian anak muda,” kata Bena.

Diskusi tersebut menjadi bagian dari soft launching IMTF 2027 yang mengangkat tema “Beyond Journeys: Tapping into the Modern Muslim Lifestyle and Travel Ecosystem”. Kegiatan ini mempertemukan perwakilan pemerintah, lembaga keuangan syariah, pelaku usaha perjalanan, dan kreator konten untuk membahas perkembangan ekosistem perjalanan Muslim.

IMTF 2027 dijadwalkan berlangsung pada 23–24 Januari 2027 di Exhibition Hall 1 dan 2, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan. Pameran tersebut mengusung tema “Spiritual Journeys for The Modern Moeslem”.

Penyelenggara menargetkan 10 ribu pengunjung, lebih dari 200 mitra pameran, dan lebih dari 60 pembicara. Area pameran direncanakan mencapai 15 ribu meter persegi, mencakup sektor perjalanan halal dan umrah, fesyen Muslim, perbankan dan keuangan syariah, kuliner dan produk pangan halal, kesehatan dan perawatan diri halal, serta kajian dan forum keislaman.

Selain pameran, agenda yang direncanakan meliputi business matching, Global Halal Tourism Forum, diskusi dan sesi inspiratif, peragaan busana Muslim, promosi wisata halal, serta kegiatan dakwah dan lomba dai cilik. Penyelenggara juga menyiapkan Business Lounge sebagai ruang pertemuan bagi pelaku usaha dengan calon pembeli, distributor, perwakilan kedutaan, dan mitra investasi.

Dirut PT Naganaya Indonesia International, Aditya Adiguna, mengatakan IMTF 2027 dirancang untuk mempertemukan berbagai sektor yang berkaitan dengan kebutuhan perjalanan dan gaya hidup Muslim modern.

“Soft launching ini bukan sekadar pembuka, tetapi ajakan untuk melihat perjalanan Muslim lebih luas dari sekadar berpindah tempat. Ada gaya hidup, kebijakan, layanan, dan komunitas yang saling terhubung. Dari ekosistem inilah kami menyiapkan IMTF 2027,” ujar Aditya.

Lihat di situs asli

Berita terkait