REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapal pesiar ekspedisi J7 Explorer milik pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Samsudin Arsyad atau Haji Isam menjadi atensi di media sosial. Sebab lambung kapal mewah sepanjang 120 meter tersebut tampak disemati logo resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
Kementarian Pertahanan mengonfirmasi bahwa kapal swasta tersebut memang dikerahkan untuk mendukung operasi dan logistik program strategis nasional, khususnya percepatan ketahanan pangan di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga- Kapolda Ungkap Pesawat Belum Bisa Mendarat di Bandara Flores, Kapolres Diminta Evakuasi Korban
- Kemenpar dan BPOLBF Pastikan Keselamatan Wisatawan Pascagempa NTT
- Kesaksian Warga Bima Usai Merasakan Gempa Magnitudo 7,7 di NTT: Sama dengan Gempa Lombok
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan penempelan logo Kemhan pada kapal milik Jhonlin Marine Transport itu menandakan aktivitas operasional armada berada di bawah otoritas dan penugasan pemerintah.
"Kapal digunakan untuk mendukung kegiatan dan mobilisasi kebutuhan program ketahanan pangan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Wanam, Papua Selatan, serta wilayah Kalimantan dan Sumatera," kata Rico dalam keterangannya pada Sabtu (15/8/2026).
Rico menyatakan kepemilikan aset tetap berada di tangan pihak swasta. Tapi, pemanfaatannya diarahkan penuh demi menyokong kerja besar negara dalam mewujudkan swasembada pangan.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika