Nasional

IPM Jabar 2025 Capai 75,90, Iwan Koswara Apresiasi Kinerja KDM

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat pada 2025 mencapai 75,90 poin. Capaian tersebut mencatatkan pertumbuhan 1,31 persen, sekaligus menjadi pertumbuhan IPM tertinggi Jawa Barat dalam lima...

10 Agustus 2026, pukul 07:14 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat pada 2025 mencapai 75,90 poin. Capaian tersebut mencatatkan pertumbuhan 1,31 persen, sekaligus menjadi pertumbuhan IPM tertinggi Jawa Barat dalam lima tahun terakhir.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, peningkatan IPM ditopang perbaikan seluruh komponen pembentuknya, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga standar hidup layak.

Pada 2025, Umur Harapan Hidup (UHH) Jawa Barat mencapai 75,53 tahun, meningkat 0,37 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 13,02 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) meningkat menjadi 9,14 tahun.

Dari sisi ekonomi, pengeluaran riil per kapita Jawa Barat mencapai Rp 12,45 juta per tahun atau tumbuh 2,39 persen dibandingkan 2024. Peningkatan tersebut turut diiringi dengan penurunan kemiskinan. Jumlah penduduk miskin Jawa Barat berkurang 193,92 ribu orang, sedangkan persentasenya turun 0,44 persen poin.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari PSI Iwan Koswara mengapresiasi capaian ini. Peningkatan IPM menunjukkan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memberikan dampak terhadap kualitas hidup masyarakat.

“Ini tentu menjadi capaian yang patut kita apresiasi. Kenaikan IPM menunjukkan pembangunan tak hanya berbicara mengenai infrastruktur, juga menyentuh sektor pendidikan, kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Iwan, Senin (10/8/2026).

Iwan menilai capaian tersebut tidak terlepas dari arah kebijakan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi yang mendorong pembangunan agar lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi, pemerintah daerah menunjukkan keberanian dalam mempercepat berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat.

“KDM memiliki keberanian melakukan terobosan. Paling penting, kebijakan itu terus diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Capaian IPM ini menjadi salah satu indikator bahwa arah pembangunan Jawa Barat sudah berada di jalur yang tepat,” katanya.

Iwan berharap capaian tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat sektor pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

“Target masuk IPM 10 besar sangat realistis. Kuncinya konsistensi, kolaborasi dan keberlanjutan program. DPRD Jawa Barat tentu siap mendukung kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Iwan. 

Lihat di situs asli

Berita terkait