REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN --Iran pada Sabtu memperingatkan berbagai negara agar tidak berpartisipasi dalam perang ekonomi Amerika Serikat terhadap republik Islam tersebut. Iran menyatakan bahwa mereka yang bergabung dengan AS akan dianggap sebagai musuh.
"Kami menyerukan kepada semua negara... jangan bergabung dalam perang ekonomi yang dikobarkan oleh Amerika Serikat," ujar Mohsen Rezai, kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, di televisi pemerintah.
Baca Juga- Ulama NU Ingatkan Muktamirin Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35
- Ini Dua Prajurit yang Kembali Kibarkan Merah Putih di Halaman Masjid Raya Banda Aceh
- 68 Puskesmas Terdampak Gempa Flores, DPR Minta Pemulihan Layanan Kesehatan Dipercepat
Washington telah mendesak sekutu-sekutunya untuk bergabung dalam kampanye baru Donald Trump guna mengisolasi ekonomi Iran. Seruan itu disampaikan saat perang tak populer yang dilancarkan Presiden AS itu terus berlanjut mendekati bulan keenam.
Rezai menegaskan, negara mana pun yang turut serta dalam penerapan pembatasan ekonomi terhadap Iran akan dianggap sebagai musuh.
"Jika negara-negara tersebut menolak untuk menjauhkan diri dari Amerika Serikat, Iran akan membuat rugi mereka," jelasnya.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika