Nasional

Jalan Tendean Ditutup Imbas Pembongkaran JPO, Kemacetan Mengular

Jalan Kapten Tendean ditutup akibat pembongkaran JPO yang ditabrak truk. Penutupan ini menyebabkan kemacetan parah di sekitarnya. Cari alternatif rute!

14 Juli 2026, pukul 08:38 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Jalan Tendean Ditutup Imbas Pembongkaran JPO, Kemacetan Mengular CNN Indonesia Selasa, 14 Jul 2026 15:38 WIB Bagikan: url telah tercopy Proses pembongkaran JPO di Jalan Kapten Tendean. Foto: CNN Indonesia/Suriyanto Jakarta, CNN Indonesia --

Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan ditutup di dua lajur, Selasa (14/7) siang karena pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) yang ditabrak truk tadi malam. Penutupan ini berimbas pada kemacetan di sekitar Jalan Kapten Tendean seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Wijaya, Senopati hingga Jalan Tutty Awaliyah.

Pantauan CNN Indonesia, petugas menutup jalan dan melarang kendaraan melintas sejak dari Lampu Merah Senopati. Kendaraan dari Jalan Wijaya diminta belok kanan ke Jalan Wolter Monginsidi ke arah Blok M.

Sejumlah sepeda motor nekat melintas namun tidak bisa lewat karena jalan ditutup sepenuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lihat Juga :Truk Crane Nyangkut di JPO Tendean Berhasil Dievakuasi

Begitu pula dari arah Kuningan dan Mampang di mana kendaraan tidak diperkenankan melintas. Sejumlah sepeda motor mencari jalan alternatif.

Penutupan jalan ini membuat kemacetan mengular. Jalan Gatot Subroto hingga Jalan HR Rasuna Said terpantau macet.

Di Jalan Kuningan Barat lalu lintas bahkan terkunci sehingga kendaraan sama sekali tidak bergerak.

Lihat Juga :Sopir Truk Crane Tabrak JPO Tendean Klaim Pakai HP Fokus Lihat Maps

Polisi juga menutup lampu merah Kuningan bagi kendaraan yang akan menuju Mampang. Kendaraan dari arah Senayan diminta lurus menuju Pancoran.

Sebelumnya JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, nyaris roboh setelah dihantam truk pengangkut alat berat atau crane.

Dari pemeriksaan sementara aparat, diduga saat peristiwa itu terjadi, sopir truk tersebut sedang menggunakan ponsel alias handphone (HP).

Truk sudah bisa dievakuasi. Tapi karena jembatan nyaris roboh dan membahayakan akhirnya jembatan dibongkar.

"Penanganan kami dari Bina Marga yang pertama kita akan membongkar JPO ini. Karena kita lihat pondasinya yang sebelah sini tiangnya sudah lepas, mau tidak mau kami harus lepas. Pelepasan itu juga tidak bisa setengah, harus seluruhnya. Karena kan apa? Karena kami tidak punya penunjang di tengah," kata Kasudin Bina Marga, Rifki Rismal kepada wartawan, Selasa (14/7).

(sur/sur) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait