REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi penjambretan dilaporkan terjadi saat hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau caf free day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Ahad (19/7/2026). Aksi penjambretan itu dilakukan pelaku dengan menggunakan senjata tajam.
Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, mengatakan pelaku penjambretan itu berjumlah dua orang. Salah satu pelaku diketahui membawa senjata tajam (sajam) berupa celurit.
Baca Juga- Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
- Naik MRT, LRT, dan Transjakarta Cuma Rp 1 Saat Puncak HUT Jakarta
- Mau Nonton Puncak HUT Jakarta? Ini 21 Lokasi Parkir Resmi di Sekitar Bundaran HI
"Pelaku berjumlah dua orang, salah satunya membawa sajam berupa clurit dan barang bukti berupa satu buah celurit dan tiga handphone," kata dia ketika dikonfirmasi Republika, Ahad.
Menurut dia, peristiwa itu bermula ketika ada seorang warga yang berteriak jambret setelah CFD di sekitar kawasan Rasuna Said. Ketika itu, pelaku yang berjumlah dua orang langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.
"Kronologinya warga ada yang teriak jambret, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor," kata dia.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika