REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jasa Raharja (Persero) menerbitkan jaminan biaya perawatan bagi 11 korban insiden kebakaran KMP Batumandi yang menjalani perawatan di RS Krakatau Medika, Cilegon, Banten. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan langkah ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk memastikan korban memperoleh pelayanan medis dan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Prioritas kami memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan dan proses penjaminan biaya perawatan berjalan dengan baik," ujar Awaluddin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Baca Juga- Seluruh Penumpang KMP Batumandi Selamat, Ini Instruksi Menhub
- ASDP Pastikan Penanganan Pascakebakaran KMP Batumandi
- Kemenhub Pastikan Penanggulangan Kebakaran KMP Batumandi di Merak Terkoordinasi
Awaluddin mengatakan Jasa Raharja terus berkoordinasi dengan rumah sakit serta seluruh pihak terkait agar korban dapat berfokus pada pemulihan. Jasa Raharja, sambung Awaluddin, berkomitmen memberikan perlindungan dasar kepada korban secara cepat dan tepat, termasuk memastikan proses penjaminan biaya perawatan berjalan sesuai ketentuan.
"Kami menyampaikan doa dan empati atas terjadinya musibah ini. Semoga seluruh korban yang tengah menjalani perawatan segera dipulihkan seperti sedia kala," ucap Awaluddin.
Awaluddin menambahkan penerbitan jaminan biaya perawatan bagi 11 korban merupakan salah satu bentuk kehadiran negara melalui peran Jasa Raharja. Adapun, seluruh korban terjamin berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.
"Jasa Raharja akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan korban memperoleh pelayanan sesuai hak dan ketentuan yang berlaku," kata dia.
Awaluddin menambahkan sinergi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mengutamakan penanganan korban, mendukung proses pemulihan, serta menghadirkan pelayanan publik yang responsif dalam setiap situasi darurat. Awaluddin bersama Direktur Operasional, Ariyandi juga menjenguk para korban di RS Krakatau Medika pada Selasa (20/10/2026) malam.
Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang terbakar di perairan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026). Kapal tersebut terbakar saat proses alun sandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak sekitar pukul 16.15 WIB yang diduga diakibatkan percikan api dari bagian belakang kapal dan membuat ratusan penumpang harus dievakuasi. - (EPA/MOHAMMAD HASHEMI RAFSANJANI)
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika