REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Kabut asap menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut menyebabkan kualitas udara memburuk dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, hingga 26 Juli 2026 luas lahan yang terbakar mencapai 54,44 hektare dalam 109 kejadian.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara Foto