REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Kafispolgama) menyalurkan donasi sejumlah Rp 75 juta untuk pemulihan korban banjir di Sumatera.
Penyaluran tersebut dilakukan secara simbolik di Kantor Palang Merah Indonesia DKI Jakarta pada Kamis (30/7/2026).
Baca Juga- Citra Semakin Terpuruk, Israel Tak Lagi Bisa Bersembunyi di Balik Dalih-Dalih Lamanya
- Terungkap 3 Opsi Terkait Iran yang Dibicarakan Trump dan Netanyahu Secara Tertutup
- Mengapa Menara Masjid Membuat Eropa Gelisah? Ini Analisis Jurnalis Senior Mesir
Ketua Kafispolgama, Pulung Agustanto berharap, warga terdampak bencana banjir di Sumatera dapat segera menjalani kehidupannya secara normal pascabencana banjir di penghujung 2025 lalu.
“Kami dari Keluarga Alumni Fisipol Universitas Gadjah Mada menyerahkan uang sebesar 50 juta rupiah ke PMI DKI Jakarta untuk pemulihan bencana di Sumatera, yang sampai saat ini masih berlangsung. Mohon diterima dengan baik. Kami berharap para korban terdampak bencana di Sumatera dapat segera pulih dan menjalani kehidupannya dengan normal kembali,” ujar Pulung, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pulung juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh keluarga alumni Fisipol UGM yang telah berkenan berdonasi untuk korban bencana banjir di Sumatera melalui Kafispolgama.
Menurutnya, apa yang dilakukan para donatur merupakan bagian dari kepedulian dan pengamalan dari nilai-nilai ke-UGM-an yang bersumber dari Pancasila, yaitu kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua PMI DKI Beky Mardani mengatakan, donasi yang diserahkan oleh Kafispolgama sangat bermanfaat, karena hingga saat ini beberapa daerah di Aceh masih membutuhkan bantuan.
Salah satunya wilayah Kabupaten Bener Meriah yang masih membutuhkan bantuan untuk pemulihan saluran air bersih.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika