Nasional

Kalahkan Amsterdam, Vancouver Hingga Oslo, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kota Jakarta meraih peringkat 15 dunia versi Time Out pada 2026 untuk urusan sistem transportasi publik. Posisi Jakarta mengalahkan sejumlah kota besar di dunia, seperti Riyadh, Hamburg,...

19 Oktober 2026, pukul 05:26 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kota Jakarta meraih peringkat 15 dunia versi Time Out pada 2026 untuk urusan sistem transportasi publik. Posisi Jakarta mengalahkan sejumlah kota besar di dunia, seperti Riyadh, Hamburg, Amsterdam, Vancouver, hingga Oslo.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pemeringkatan tersebut dilakukan atas hasil survei yang dilakukan Time Out terhadap 24 ribu warga di berbagai belahan dunia. Hasilnya, posisi Jakarta naik dari peringkat 17 pada 2025 menjadi peringkat 15 pada tahun ini.

Baca Juga

"Jakarta sekarang ini untuk dunia, yang tahun lalu menduduki peringkat 17 naik menjadi peringkat 15 terbaik dunia," kata Pramono di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (19/10/2026).

Ia mengeklaim, sistem transportasi publik di Jakarta saat ini memang menjadi lebih baik. Pasalnya, Pemprov DKI telah melakukan integrasi layanan Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta, termasuk Transjabodetabek serta Mikrotrans.

Alhasil, survei yang dilakukan Time Out membuat 79,2 persen responden menilai sistem transportasi publik di Jakarta sudah baik. Angka itu juga membuat Jakarta menempati posisi kedua di bawah Singapura untuk kawasan Asia Tenggara dan peringkat tujuh di Asia.

Bus Transjakarta melintas di kawasan Cawang, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Pemprov DKI Jakarta berencana akan melakukan penyesuaian tarif transportasi umum diantaranya Transjakarta, Transjabodetabek dan LRT Jakarta mulai 1 Januari 2027. Penyesuaian tarif tersebut dilakukan setelah tarif Transjakarta tidak berubah selama 20 tahun. Meski demikian, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, belum merinci besaran penyesuaian tarif untuk moda transportasi publik yang beroperasi di Jakarta. Namun, Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) telah memberikan rekomendasi terkait besaran tarif penyesuaian untuk Transjakarta sebesar Rp 5.000 dan Transjabodetabek menjadi Rp 10.000. - (Republika/Thoudy Badai)

Pramono menambahkan, pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan integrasi antra moda transportasi publik di Jakarta. Dengan begitu, layanan transportasi publik di Jakarta diharapkan akan makin baik ke depannya.

"Dengan integrasi yang semakin baik, mudah-mudahan transportasi di Jakarta juga akan menjadi semakin baik dan untuk itu, saya akan melanjutkan mengkoneksikan yang belum terkoneksi yang ada di Jakarta ini, terutama untuk Transjabodetabek. Karena itulah yang secara signifikan mengurangi kemacetan di Jakarta," kata dia.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait