Nasional

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

KMP Aceh Hebat 2 meledak di Pelabuhan Ulee Lheue, menyebabkan 14 taruna Poltekpel terluka. Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan.

12 Juni 2026, pukul 07:10 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar CNN Indonesia Jumat, 12 Jun 2026 14:10 WIB Bagikan: url telah tercopy KMP Aceh Hebat 2 yang tengah bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh meledak pada Jumat (12/6). Ilustrasi (ANTARA FOTO/FAUZAN) Banda Aceh, CNN Indonesia --

KMP Aceh Hebat 2 yang tengah bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh meledak pada Jumat (12/6).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.55 WIB. Ledakan yang disusul kebakaran di ruang mesin kapal itu menyebabkan 14 orang mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke RSUD Zainoel Abidin.

Lihat Juga :Polisi Kerahkan Intel Alihkan Demo Mahasiswa di Bundaran HI

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi yang diperoleh dari Kapten Kapal KN Kresna, Supriyadi, mengatakan korban terbakar diperkirakan berjumlah sekitar 14 orang. Mayoritas korban merupakan taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) yang sedang menjalani praktik di atas kapal.

"Korban terbakar berjumlah sekitar 14 orang, mayoritas taruna Poltekpel yang sedang praktik. Semua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA)," kata Supriyadi kepada wartawan.

Sejumlah anak buah kapal (ABK) KN Kresna yang berada di pelabuhan ikut membantu proses evakuasi korban usai kejadian.

Para korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan intensif.

Lihat Juga :Terjebak Borgol Macet, Polisi di Surabaya Minta Bantuan Damkar

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ledakan dan kebakaran di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 masih dilakukan penyelidikan.

"Saat ini kronologis kejadian masih kami tanyakan," ujar Supriyadi.

(dra/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait