REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Palangka Raya menjadi salah satu wilayah paling rawan karhutla karena didominasi lahan gambut. Saat musim kemarau, gambut mengering sehingga sangat mudah terbakar, dan api dapat merambat di bawah permukaan tanah sehingga sulit dipadamkan.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko kabut asap, mengganggu kualitas udara, aktivitas masyarakat, serta berpotensi meluas ke kawasan permukiman apabila tidak segera ditangani. Memasuki Juli 2026, jumlah hotspot di Kalimantan Tengah juga terus meningkat, menandakan ancaman karhutla masih tinggi selama musim kemarau berlangsung.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara Foto