Nasional

Kata Pramono soal Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari Jakut

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung Polri dalam pemberantasan narkoba. Ia menegaskan komitmen penuh dan harapan untuk perang narkoba.

2 November 2026, pukul 10:09 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Kata Pramono soal Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari Jakut CNN Indonesia Senin, 02 Nov 2026 17:09 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung Polri dalam pemberantasan narkoba. (CNN Indonesia/Bernadette Moureen) Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyuarakan dukungannya untuk Kepolisian RI dalam upaya pemberantasan narkoba.

Pernyataan ini menyusul adanya penggerebekan narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara pada Minggu (1/11). Penggerebekan ini dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya, dukungan sepenuhnya kepada Polri yang sedang memberantas, mengambil tindakan tegas, perang terhadap narkoba," ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (2/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono berharap pemberantasan terhadap kampung narkoba di Jakarta dilakukan tuntas.

"Kami berharap bahwa untuk perang narkoba ini tidak setengah-setengah, dilanjutkan, dan kami menjadi bagian itu," ungkapnya.

Lihat Juga :Polisi: Mutasi 7 Anggota Tak Terkait Kasus Narkoba Kader Gerindra

Pramono kemudian menekankan kembali komitmennya untuk menjadi bagian dari perang terhadap narkoba. Termasuk dukungan fasilitas yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Termasuk apa yang nanti menjadi fasilitas yang dimiliki oleh DKI untuk itu, kami akan memberikan support sepenuhnya," tutupnya.

Penggerebekan narkoba yang dilakukan pada Minggu (1/11) bukan kali pertamanya terjadi di Kampung Bahari.

[Gambas:Video CNN]

Pada Kamis (13/8) lalu, BNN juga menggerebek kampung yang terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara ini.

Penggerebekan dimulai dengan pengejaran bos narkoba berinisial MR. Operasi juga sempat diwarnai dengan perlawanan dari para loyalis MR.

Lihat Juga :Respons KPU Soal Putusan MA Batalkan Suket Gibran (mou/isn) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait