Nasional

Katarak Jadi Penyebab Utama Kebutaan di Jabar, BCA Gelar Operasi Gratis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 261 penderita katarak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi sasaran program operasi katarak gratis yang digelar PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Kegiatan yang berlangsung di...

15 Oktober 2026, pukul 05:11 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 261 penderita katarak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi sasaran program operasi katarak gratis yang digelar PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Kegiatan yang berlangsung di RSUD Sayang pada 10 Oktober 2026 tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan mata.

Program yang dijalankan melalui Bakti BCA ini bekerja sama dengan Departemen Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (DPBK PERDAMI). Kegiatan tersebut juga diselenggarakan untuk memperingati Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day 2026 yang jatuh pada 8 Oktober.

Baca Juga

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, akses terhadap layanan kesehatan mata memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Gangguan penglihatan akibat katarak dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, termasuk produktivitas dan kemampuan bekerja.

“BCA meyakini bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terus berkarya,” kata Hera dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026).

Pelaksanaan program tersebut mengacu pada survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) periode 2014–2016. Berdasarkan survei tersebut, katarak menyumbang 71,7 persen kasus kebutaan di Jawa Barat.

Cianjur sebelumnya juga menjadi lokasi kegiatan operasi katarak Bakti BCA. Pada 26 Oktober 2024, program serupa dilaksanakan di RSUD Sayang dengan jumlah penerima layanan mencapai 333 pasien.

Hingga September 2026, BCA telah menyelenggarakan program Bakti Sosial Operasi Katarak sebanyak 106 kali di berbagai wilayah Indonesia. Program yang berjalan sejak 2001 tersebut telah menjangkau 10.142 pasien penerima manfaat.

Selain menyelenggarakan operasi katarak, BCA turut mendukung penyediaan fasilitas dan peralatan medis bagi DPBK PERDAMI. Dukungan tersebut ditujukan untuk menunjang pelaksanaan layanan kesehatan mata bagi masyarakat.

Hera berharap operasi katarak dapat membantu masyarakat kembali memperoleh penglihatan yang lebih baik. Bagi orang dewasa, pemulihan penglihatan dapat menunjang produktivitas dan aktivitas ekonomi keluarga, sedangkan bagi anak-anak dapat membantu kelancaran proses belajar.

Lihat di situs asli

Berita terkait